<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agung Purbayana News &#187; ubuntu</title>
	<atom:link href="http://www.agungpurbayana.info/tag/ubuntu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.agungpurbayana.info</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Oct 2011 13:02:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Konfigurasi Alamat IP pada Ubuntu 9.10</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/konfigurasi-alamat-ip-pada-ubuntu-9-10/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/konfigurasi-alamat-ip-pada-ubuntu-9-10/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 01:58:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[alamat ip]]></category>
		<category><![CDATA[koala karmic]]></category>
		<category><![CDATA[konfigurasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungpurbayana.info/?p=1548</guid>
		<description><![CDATA[Secara default, Ubuntu 9.10 menggunakan DHCP untuk mendapatkan alamat IP, routing dan informasi DNS yang terkait. Melalui langkah-langkah dibawah kita akan melakukan konfigurasi alamat IP baik untuk konfigurasi alamat dinamis, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1557" title="ubuntu-logo" src="http://agungpurbayana.info/wp-content/uploads/2009/12/ubuntu-logo.jpg" alt="" width="214" height="67" />Secara default, Ubuntu 9.10 menggunakan DHCP untuk mendapatkan alamat IP, routing dan informasi DNS yang terkait. Melalui langkah-langkah dibawah  kita akan melakukan konfigurasi alamat IP baik untuk konfigurasi alamat dinamis, statis maupun alamat multiple pada satu kartu jaringan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk melakukan konfigurasi alamat IP, kita harus melakukan penyuntingan pada file /etc/network/interfaces.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1548"></span>Lihat uraian dibawah ini:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Konfigurasi Alamat IP Dinamis</strong><br />
Lakukan perintah dibawah ini pada terminal:</p>
<pre><code>sudo vi /etc/network/interfaces</code></pre>
<p>Pastikan baris-baris berikut ini terdapat pada file tersebut:</p>
<pre><code># The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback

# The primary network interface
auto eth0
iface eth0 inet dhcp</code></pre>
<p>Simpan file dan keluar dari editor.</p>
<p>Untuk mengaktifkan konfigurasi tersebut gunakan perintah berikut:</p>
<pre><code>sudo /etc/init.d/networking restart</code></pre>
<p><strong>Konfigurasi Alamat IP Statis</strong><br />
Lakukan perintah dibawah ini pada terminal:</p>
<pre><code>sudo vi /etc/network/interfaces</code></pre>
<p>Pastikan baris-baris berikut ini terdapat pada file tersebut:</p>
<pre><code># The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback</code></pre>
<pre><code>#The primary network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.10
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.1.254
</code></pre>
<p>Simpan file dan keluar dari editor.</p>
<p>Untuk mengaktifkan konfigurasi tersebut gunakan perintah berikut:</p>
<pre><code>sudo /etc/init.d/networking restart</code></pre>
<p><strong>Konfigurasi Alamat IP Multiple</strong><br />
Lakukan perintah dibawah ini pada terminal:</p>
<pre><code>sudo vi /etc/network/interfaces</code></pre>
<p>Pastikan baris-baris berikut ini terdapat pada file tersebut:</p>
<pre><code># The loopback interface
auto lo
iface lo inet loopback

# Konfigurasi untuk eth0 dan aliases

# Baris ini memastikan bahwa interface akan aktif pada saat proses booting.
auto eth0 eth0:0 eth0:1

# eth0 - Ini adalah alamat IP utama yang digunakan untuk koneksi keluar.
# Alamat, netmask dan gateway semuanya diperlukan
iface eth0 inet static
address 12.34.56.78
netmask 255.255.255.0
gateway 12.34.56.1

# eth0:x - IP private tidak memiliki gateway (IP ini tidak diteruskan ke publik)
# yang diperlukan hanya alamat dan netmask

# eth0:0
iface eth0:0 inet static
address 34.56.78.90
netmask 255.255.255.0

# eth0:1
iface eth0:1 inet static
address 192.168.133.234
netmask 255.255.128.0</code></pre>
<p>Simpan file dan keluar dari editor.<br />
Alamat IP diatas hanya sebagai contoh saja, Anda dapat menggantinya sesuai dengan kebutuhan.</p>
<p>Untuk mengaktifkan konfigurasi tersebut gunakan perintah berikut:</p>
<pre><code>sudo /etc/init.d/networking restart</code></pre>
<p>Setelah melakukan restart, pastikan semua berjalan dengan benar menggunakan perintah:</p>
<pre><code>ifconfig</code></pre>
<p>Sumber: Google dan dokumentasi pribadi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/konfigurasi-alamat-ip-pada-ubuntu-9-10/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konfigurasi DHCP Server pada Ubuntu 9.10</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/konfigurasi-dhcp-server-pada-ubuntu-9-10/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/konfigurasi-dhcp-server-pada-ubuntu-9-10/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 10:50:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[dhcp server]]></category>
		<category><![CDATA[koala karmic]]></category>
		<category><![CDATA[konfigurasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungpurbayana.info/?p=1514</guid>
		<description><![CDATA[Server DHCP (Dynamic Host Control Protocol) berfungsi untuk memberikan alamat IP secara otomatis pada setiap komputer klien yang terhubung ke suatu jaringan komputer. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://agungpurbayana.info/wp-content/uploads/2009/12/ubuntu-logo1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1559" title="ubuntu-logo" src="http://agungpurbayana.info/wp-content/uploads/2009/12/ubuntu-logo1.jpg" alt="" width="214" height="67" /></a>Server <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/DHCP">DHCP</a> (Dynamic Host Control Protocol) berfungsi untuk memberikan alamat IP secara otomatis pada setiap komputer klien yang terhubung ke suatu jaringan komputer. Hal ini dilakukan untuk mengurangi konfigurasi secara manual pada setiap komputer sehingga meringankan dalam pengaturan pengalamatan pada suatu jaringan komputer.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita dapat melakukan konfigurasi server DHCP menggunakan dua metode yaitu:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pool Alamat</strong><br />
Metode ini ditentukan dengan  mendefinisikan sebuah <em>pool/kumpulan</em> (sering juga disebut dengan istilah <em>jangkauan</em> atau <em>lingkup</em>) dari alamat-alamat IP dimana komputer klien DCHP mendapatkan konfigurasi jaringannya secara dinamis dengan ketentuan siapa lebih dulu datang lebih dulu dilayani (<em>first come first serve</em>). Ketika komputer klien tidak lagi terhubung ke server jaringan untuk jangka waktu tertentu, maka konfigurasi yang telah diterimanya akan kedaluarsa dan dilepaskan kembali ke alamat <em>pool</em> agar bisa digunakan oleh klien DHCP yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1514"></span><strong>Alamat MAC</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Metode ini menggunakan DHCP untuk mengidentifikasi alamat unik suatu perangkat keras (MAC address) dari setiap kartu jaringan yang terhubung ke server jaringan dan secara terus menerus memberikan konfigurasi yang konstan setiap kali klien DHCP  tersebut melakukan permintaan ke server DHCP.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Install Server DHCP</strong><br />
Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan instalasi dan konfigurasi server DHCP menggunakan distro Linux <a href="http://www.ubuntu.com">Ubuntu </a>9.10 (Koala Karmic):</p>
<pre><code>sudo apt-get install dhcp3-server</code></pre>
<p style="text-align: justify;">Tunggu sampai proses instalasi selesai.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mengkonfigurasi Server DHCP</strong><br />
Jika terdapat dua kartu jaringan pada server Ubuntu, pilih salah satu interface kartu jaringan yang akan digunakan untuk mengaktifkan server DHCP. Secara default kartu jaringan yang digunakan adalah eth0.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mengaktifkan server DHCP, kita harus menyunting file /etc/default/dhcp3-server.</p>
<pre style="text-align: justify;">sudo vi /etc/default/dhcp3-server</pre>
<p style="text-align: justify;">Pada contoh dibawah ini, diasumsikan hanya terdapat sebuah kartu jaringan, yaitu eth0:</p>
<p>Pastikan baris dibawah ini terdapat pada file /etc/default/dhcp3-server:</p>
<pre>INTERFACES=”eth0"</pre>
<p style="text-align: justify;">Bila terdapat kartu jaringan yang lain, silakan diganti sesuai dengan kebutuhan misalnya eth0 diganti dengan eth1. Kemudian simpan dan keluar dari editor.</p>
<p style="text-align: justify;">Langkah berikutnya adalah melakukan penyuntingan pada file /etc/dhcp3/dhcpd.conf. Sebelum melakukan perubahan pada file tersebut sebaiknya kita membuat salinannya untuk berjaga-jaga kalau terjadi kesalahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Lakukan perintah dibawah ini untuk membuat salinan:</p>
<pre>cp /etc/dhcp3/dhcpd.conf /etc/dhcp3/dhcpd.conf.back</pre>
<p>Kemudian sunting file /etc/dhcp3/dhcpd.conf dengan perintah berikut:</p>
<pre>sudo vi /etc/dhcp3/dhcpd.conf</pre>
<p><strong>Menggunakan Metode Pool Alamat</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kita harus melakukan perubahan pada file /etc/dhcp3/dhcpd.conf seperti yang nampak dibawah ini:</p>
<pre>default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;

option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.1.255;

option routers 192.168.1.254;

option domain-name-servers 192.168.1.1, 192.168.1.2;
option domain-name “domain-anda.com”;

subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.10 192.168.1.200;
}</pre>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya simpan dan keluar dari layar editor.</p>
<p style="text-align: justify;">Konfigurasi server DHCP diatas akan memberikan klien sebuah alamat IP dari jangkauan 192.168.1.10 &#8211; 192.168.1.200. Memberikan <em>waktu sewa</em> (lease time) pada sebuah alamat IP selama 600 detik jika klien tidak tidak meminta batas waktu  yang spesifik. Disamping itu waktu sewa maksimum yang diijinkan adalah selama 7200 detik. Server juga menentukan netmask yang digunakan pada klien adalah 255.255.255.0, alamat broadcast yang digunakan adalah 192.168.1.255, alamat router atau gateway yang diberikan adalah 192.168.1.254 dan server DNS yang digunakan adalah 192.168.1.1 dan 192.168.12.</p>
<p><strong>Menggunakan Metode Alamat MAC</strong><br />
Metode ini dapat digunakan untuk memberikan beberapa mesin atau semua mesin komputer dengan alamat IP tetap (fixed IP). Pada contoh berikut mesin-mesin dengan nama starling1, starling2, printer1 dan printer2 akan menggunakan alamat IP yang tetap.</p>
<p>Tambahkan baris pada file /etc/dhcp3/dhcpd.conf, sehingga nampak seperti di bawah ini:</p>
<pre><code>default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;

option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.1.255;
option routers 192.168.1.254;
option domain-name-servers 192.168.1.1, 192.168.1.2;
option domain-name “domain-anda.com”;
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.10 192.168.1.200;
}

host starling1 {
hardware ethernet 00:1b:63:ef:db:54;
fixed-address 192.168.1.20;
}

host starling2 {
hardware ethernet 00:0a:95:b4:d4:b0;
fixed-address 192.168.1.21;
}

host printer1 {
hardware ethernet 00:16:cb:aa:2a:cd;
fixed-address 192.168.1.22;
}

host printer2 {
hardware ethernet 00:0a:95:f5:8f:b3;
fixed-address 192.168.1.23;
}</code></pre>
<p>Sekarang aktifkan konfigurasi server DHCP di atas tersebut dengan perintah berikut:</p>
<pre>sudo /etc/init.d/dhcp3-server restart</pre>
<p>Lakukan test pada beberapa komputer klien untuk memastikan server DHCP sudah berfungsi dengan benar.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.ubuntugeek.com/how-to-install-and-configure-dhcp-server-in-ubuntu-server.html">Ubuntu Geek</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/konfigurasi-dhcp-server-pada-ubuntu-9-10/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kiriman Edgy Eft sudah tiba</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/kiriman-edgy-eft-sudah-tiba/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/kiriman-edgy-eft-sudah-tiba/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Nov 2006 13:32:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[edgy eft]]></category>
		<category><![CDATA[kiriman]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/2006/11/28/kiriman-edgy-eft-sudah-tiba/</guid>
		<description><![CDATA[<p align=justify>Pulang dari kantor malam ini, saya lihat kiriman repo Ubuntu Edgy Eft dan Live CD (Ubuntu &#038; Kubuntu) sudah ada di rumah. Thanks to Mas Fajran yang sudah mengirimkan semua DVD dan CD tersebut dan tiba dengan selamat di tempat saya. Lumayan juga beratnya hampir 2kg.</p> <p></p> <p align=justify>Oh ya bagi rekan-rekan yang ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align=justify>Pulang dari kantor malam ini, saya lihat kiriman repo Ubuntu Edgy Eft dan Live CD (Ubuntu &#038; Kubuntu) sudah ada di rumah. Thanks to Mas <a href="http://fajran.net">Fajran</a> yang sudah mengirimkan semua DVD dan CD tersebut dan tiba dengan selamat di tempat saya. Lumayan juga beratnya hampir 2kg.</p>
<p><span id="more-63"></span></p>
<p align=justify>Oh ya bagi rekan-rekan yang ada di Denpasar yang ingin Live CD ini silakan kontak saya di <a href="mailto:agung.purbayana@gmail.com">agung.purbayana@gmail.com</a>,  tinggal ganti ongkos kirim saja dan jumlahnya terbatas loh. Berbeda dengan Live CD sebelumnya, untuk Edgy Eft ini Canonical tidak lagi melayani pengiriman gratis untuk setiap orang, tetapi di kirimkan kepada Loco (local community) Ubuntu di masing-masing negara. Setidaknya itulah informasi yang saya dapatkan dari <a href="http://shipit.ubuntu.com">shipit.ubuntu.com</a> dan <a href="http://www.ubuntu-id.org/node/29">ubuntu-id.org</a>.</p>
<p align=justify>Sekali lagi thanks to Mas Fajran dan teman-teman di Loco Indonesia, atas kirimannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/kiriman-edgy-eft-sudah-tiba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mapserver Live</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/mapserver-live/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/mapserver-live/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Nov 2006 08:11:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[mapserver]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/2006/11/07/mapserver-live/</guid>
		<description><![CDATA[<p align=justify>Karena penasaran ingin mencoba UbuntuGIS, malam kemaren sampai dini hari saya bersama dua rekan melakukan instalasi mapserver-bin pada Ubuntu Server yang ada di &#8220;markas&#8221; saya. Instalasi berjalan dengan mulus dan selanjutnya di ikuti dengan instalasi php4-mapscript, python-mapscript dan cgi-mapserver, semua instalasi dapat dilakukan dengan lancar.</p> <p></p> <p align=justify>Langkah berikutnya adalah menguji mapserver ini pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align=justify>Karena penasaran ingin mencoba UbuntuGIS, malam kemaren sampai dini hari saya bersama dua rekan melakukan instalasi mapserver-bin pada Ubuntu Server yang ada di &#8220;markas&#8221; saya. Instalasi berjalan dengan mulus dan selanjutnya di ikuti dengan instalasi php4-mapscript, python-mapscript dan cgi-mapserver, semua instalasi dapat dilakukan dengan lancar.</p>
<p><span id="more-56"></span></p>
<p align=justify>Langkah berikutnya adalah menguji mapserver ini pada beberapa data yang telah disiapkan sebelumnya, setelah melakukan sedikit perubahan pada file-file konfigurasi dan beberapa format file map akhirnya semua data GIS bisa ditampilkan dengan baik. Dengan suksesnya instalasi mapserver ini, maka semua data GIS web yang sebelumnya jalan di Windows akhirnya dapat kami hosting di Linux.<br />
<!--adsense#demo-advert--><br />
Dan langkah selanjutnya saya serahkan pada rekan saya yang ahli GIS.</p>
<p align=justify>Karena sudah cape dan hari sudah pagi (sekitar pukul 4 pagi) akhirnya kami tiduran sebentar. Jam 5 pagi kedua rekan saya sudah mengundurkan diri untuk pulang dan siap-siap masuk kantornya masing-masing. Saya meneruskan tiduran sampai sekitar jam 6.30. Dan dengan berat mata, saya pun masuk kantor dengan rasa ngantuk yang lumayan. <img src='http://www.agungpurbayana.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/mapserver-live/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UbuntuGIS</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/ubuntugis/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/ubuntugis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Nov 2006 00:12:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[GIS]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/2006/11/04/ubuntugis/</guid>
		<description><![CDATA[<p align=justify>GIS atau Geographic Information System adalah sistem informasi yang digunakan untuk manajemen dan analisis untuk data geospatial, pemrosesan gambar, produksi image/peta, modeling spatial dan visualisasinya. Untuk dunia Windows, beberapa aplikasi komersial tentu saja sudah tersedia diantaranya adalah MapInfo.</p> <p></p> <p align=justify>Untuk lingkungan Ubuntu (Linux) ada beberapa aplikasi yang mendukung GIS ini, beberapa aplikasi tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align=justify>GIS atau Geographic Information System adalah sistem informasi yang digunakan untuk manajemen dan analisis untuk data geospatial, pemrosesan gambar, produksi image/peta, modeling spatial dan visualisasinya. Untuk dunia Windows, beberapa aplikasi komersial tentu saja sudah tersedia diantaranya adalah MapInfo.</p>
<p><span id="more-53"></span></p>
<p align=justify>Untuk lingkungan Ubuntu (Linux) ada beberapa aplikasi yang mendukung GIS ini, beberapa aplikasi tersebut antara lain:</p>
<ul>
<li>Untuk Desktop bisa digunakan: GRASS (grass), QuantumGIS (qgis, qgis-plugin-grass), Thuban (thuban), GMT (gmt).</li>
<li>Untuk Server bisa digunakan: Mapserver (cgi-mapserver, mapserver-bin, perl-mapscript, php4-mapscript, php5-mapscript, python-mapscript).</li>
<li>Untuk Database bisa digunakan: PostgreSQL(postgresql-8.1) dan PostGIS(postgis) untuk dukungan obyek geografis (spatially enables) pada database object-relational Postgresql.</li>
</ul>
<p align=justify>Saya bersama beberapa teman sedang mencoba untuk menggunakan mapserver ini pada Ubuntu Server, perjalanan masih panjang untuk menggunakan mapserver ini, karena yang mengerti GIS itu teman tadi itu. Saya sendiri untuk masalah GIS masih blank, jadi sifatnya hanya membantu untuk mengaktifkan dukungan GIS pada Ubuntu Server.</p>
<p align=justify>Informasi lebih lanjut mengenai UbuntuGIS bisa dilihat pada situs <a href="https://wiki.ubuntu.com/UbuntuGIS">wiki UbuntuGIS.</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/ubuntugis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kustomer Lama dan Ubuntu Server</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/kustomer-lama-dan-ubuntu-server/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/kustomer-lama-dan-ubuntu-server/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Oct 2006 17:24:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[kustomer]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/2006/10/16/kustomer-lama-dan-ubuntu-server/</guid>
		<description><![CDATA[<p align=justify>Bagi seorang praktisi, tidak ada yang lebih menyenangkan selain hasil kerja kita diakui oleh pengguna jasa kita. Seperti yang terjadi Minggu sore tadi, ceritanya seorang kustomer yang pernah saya tangani waktu masih bekerja di mantan perusahaan saya dulu, menghubungi saya untuk meminta pengaturan ulang sistem jaringannya dan akses internetnya yang baru.</p> <p align=justify>Menurutnya ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align=justify>Bagi seorang praktisi, tidak ada yang lebih menyenangkan selain hasil kerja kita diakui oleh pengguna jasa kita. Seperti yang terjadi Minggu sore tadi, ceritanya seorang kustomer yang pernah saya tangani waktu masih bekerja di mantan perusahaan saya dulu, menghubungi saya untuk meminta pengaturan ulang sistem jaringannya dan akses internetnya yang baru.</p>
<p align=justify>Menurutnya ia sudah mencoba menggunakan teknisi yang diberikan oleh perusahaan tersebut, tetapi kelihatannya tidak memenuhi kualifikasi.</p>
<p> <span id="more-49"></span></p>
<p align=justify>Dia puas dengan router yang pernah saya setup dulu, karena sampai hari ini tidak pernah bermasalah (kurang lebih 2.5 tahun). Mungkin Anda sudah menduga router apakah ini? Iya, sebenarnya ini hanya router sederhana yang dibangun dari OS Linux dan ini menjadi bukti kehandalan OS Linux yang bisa bekerja terus menerus tanpa masalah. Padahal yang handal khan Linux-nya, bukan saya loh.</p>
<p align=justify>Terus masalahnya apa dong? Sampai-sampai harus menghubungi saya yang sudah resign dari perusahaan tersebut. Ooo, ternyata ia pindah kantor sehingga harus setup ulang jaringannya dan akses internetnya berganti ISP menjadi Speedy. Sebenarnya ini sederhana saja, karena kabel LAN sudah di pasang saya hanya butuh waktu beberapa menit saja untuk mengatur jaringannya melalui router tersebut, dan semua berjalan normal seperti sebelumnya. </p>
<p align=justify>Akhirnya kita ngobrol ngalor-ngidul mengenai OS dan teman-temannya. Ujung-ujungnya saya diminta memberikan pelatihan khusus Ubuntu Server yang akan digunakan sebagai server database dan file server untuk semua data image yang ia miliki saat ini. Jadi saya harus mengatur jadwal saya yang lumayan padat ini untuk memberikan pelatihan privat Ubuntu Server.</p>
<p align=justify>Oh ya, saya belum cerita kalo kustomer ini adalah seorang bule Perancis, yang berbisnis garment dan tertarik dengan Linux gara-gara saya menunjukkan bahwa Linux itu memang bagus dan enak digunakan.</p>
<p>Nah, siapa bilang Linux tidak bisa digunakan di lingkungan bisnis?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/kustomer-lama-dan-ubuntu-server/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Server hosting menggunakan Ubuntu.</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/server-hosting-menggunakan-ubuntu/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/server-hosting-menggunakan-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Sep 2006 05:05:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/2006/09/04/server-hosting-menggunakan-ubuntu/</guid>
		<description><![CDATA[<p align="justify">Beberapa hari ini saya disibukkan membantu seorang teman untuk mengganti server hostingnya yang kena hack melulu. Sebenarnya server hosting ini di maintain oleh pihak ISP selaku penyedia akses internet ke instansinya. Nggak jelas penyebabnya mengapa servernya rentan sekali dengan serangan dari luar. Akhir ia memutuskan untuk memantain sendiri server ini.</p> <p align="justify">Setelah berdiskusi mengenai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Beberapa hari ini saya disibukkan membantu seorang teman untuk mengganti server hostingnya yang kena hack melulu. Sebenarnya server hosting ini di maintain oleh pihak ISP selaku penyedia akses internet ke instansinya. Nggak jelas penyebabnya mengapa servernya rentan sekali dengan serangan dari luar. Akhir ia memutuskan untuk memantain sendiri server ini.</p>
<p align="justify">Setelah berdiskusi mengenai OS yang digunakan, kami memutuskan menggunakan Ubuntu Server. Karena pertimbangan kemudahan instalasi dan maintainnya. Saat ini statusnya masih trial dan masih menggunakan server backup, sambil mencoba kehandalan server ubuntu ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/server-hosting-menggunakan-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ubuntu untuk bisnis?</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/ubuntu-untuk-bisnis/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/ubuntu-untuk-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Aug 2006 15:20:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/2006/08/05/ubuntu-untuk-bisnis/</guid>
		<description><![CDATA[<p align="justify">Tiga hari terakhir ini saya mendapat 2 pesanan repositori Ubuntu Dapper Drake (6.06 LTS), yang membuat saya suprise adalah yang memesan ini mereka dari kalangan dunia usaha.</p> <p align="justify">Yang pertama adalah dari perusahaan photo studio digital yang cukup terkenal di kota Denpasar dan juga distributor salah satu merk mesin fotocopy. Kebetulan Bapak ini menyempatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Tiga hari terakhir ini saya mendapat 2 pesanan repositori Ubuntu Dapper Drake (6.06 LTS), yang membuat saya suprise adalah yang memesan ini mereka dari kalangan dunia usaha.</p>
<p align="justify">Yang pertama adalah dari perusahaan photo studio digital yang cukup terkenal di kota Denpasar dan juga distributor salah satu merk mesin fotocopy. Kebetulan Bapak ini menyempatkan diri untuk datang ke rumah, sehingga kita sempat berbincang-bincang cukup lama juga mengenai rencana migrasi dan penggunaan desktop Ubuntu untuk menggantikan sistem operasi dan aplikasi yang digunakan saat ini. Pertanyaan saya adalah. ?Apakah Gimp bisa menggantikan Photoshop untuk aplikasi photostudio dunia komersial?? Kita tunggu saja kabar selanjutnya dari Bapak ini.</p>
<p align="justify">Yang berikutnya adalah dari dunia perhotelan yang berada di kawasan Nusa Dua, Bali. Kawan satu ini adalah IT Manager (kalo nggak salah) di salah satu Resort di daerah tersebut. Dari pembicaraan per telepon, rencananya mereka sedang melihat kemungkinan untuk migrasi ke Ubuntu Linux, mungkin belum seluruhnya karena masih banyak aplikasi besar yang berbasis Windows. Paling tidak aplikasi Office dan desktop lainnya sudah bisa migrasi ke Ubuntu, bukan begitu?</p>
<p align="justify">Jadi, selamat migrasi ke Ubuntu Linux, dan bagi-bagi dong cerita suksesnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/ubuntu-untuk-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan PC tua Anda</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/manfaatkan-pc-tua-anda%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/manfaatkan-pc-tua-anda%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Aug 2006 14:15:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[pc bekas]]></category>
		<category><![CDATA[PC Router]]></category>
		<category><![CDATA[pc tua]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/2006/08/04/manfaatkan-pc-tua-anda%e2%80%a6/</guid>
		<description><![CDATA[<p align="justify">Kebetulan saya menemukan sebuah PC lama yang tergeletak dengan spesifikasi P233, memori 128 MB dan hard disk yang cuma 3.2 GB. Daripada bengong begitu saja saya mencoba memasang server LAMP menggunakan server Ubuntu. Adapun paket yang di pasang selain LAMP (Linux, Apache, MySQL dan PHP) adalah bind untuk server DNS, dhcpd untuk server DHCPD, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Kebetulan saya menemukan sebuah PC lama yang tergeletak dengan spesifikasi P233, memori 128 MB dan hard disk yang cuma 3.2 GB. Daripada bengong begitu saja saya mencoba memasang server LAMP menggunakan server Ubuntu. Adapun paket yang di pasang selain LAMP (Linux, Apache, MySQL dan PHP) adalah bind untuk server DNS, dhcpd untuk server DHCPD, vsftpd untuk server FTP dan openSSH untuk remote konsol, karena PC ini tanpa monitor.</p>
<p align="justify">Ceritanya server kecil ini saya gunakan untuk pembelajaran routing dan web hosting sederhana, untuk maksud tersebut saya memasang 2 buah ethernet card (DLink dan Compex) dan satu buah wifi USB Linksys. Ternyata Ubuntu dapat mengenali ketiga network card ini dengan baik, dengan tiga network ini saya memiliki tiga subnet yang berbeda yaitu 192.168.0.1/24, 192.168.1.1/24 untuk dua card ethernet tadi dan 10.10.1.0/24 untuk wifi Linksys. Koneksi wifi saya gunakan untuk menghubungkannya dengan notebook Wearnes yang saya gunakan sekarang.</p>
<p align="justify">Sayang saya tidak memiliki akses internet yang dedicated, untuk koneksi internet saya menggunakan modem serial eksternal 56K dan akses internet menggunakan telkomnet instan. Jadi total device network yang tersedia pada PC ini adalah 4 buah, yaitu eth0, eth1, rausb0 dan ppp.</p>
<p align="justify">Selain menggunakan untuk pembelajaran routing dengan tiga subnet yang berbeda tadi, saya juga menggunakan untuk membangun web hosting sederhana yang meng-host beberapa nama domain. Untuk membuat ini berjalan adalah dengan membuat beberapa zona pada DNS dan membuat virtual host pada server Apache. Paling tidak saat ini saya meng-host 4 domain name pada server tersebut, kebetulan minggu besok ini ada project membuat web server dengan multihost.</p>
<p align="justify">Iya, lumayan juga daripada komputernya bengong bisa dipakai belajar dan ternyata menggunakan server Ubuntu membuat pekerjaan menjadi lebih mudah. Ada yang berminat mencoba?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/manfaatkan-pc-tua-anda%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ubuntu Linux di RPL</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/ubuntu-linux-di-rpl/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/ubuntu-linux-di-rpl/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Jul 2006 01:20:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa perangkat lunak]]></category>
		<category><![CDATA[SMK]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/2006/07/30/ubuntu-linux-di-rpl/</guid>
		<description><![CDATA[<p align="justify">Hari Sabtu, tanggal 29 Juli 2006 saya di undang menjadi Guru Tamu pada Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), SMKN 1 Denpasar, untuk memberikan pengenalan Desktop Ubuntu Linux dalam penggunaanya sebagai penunjang mata pelajaran yang diberikan pada jurusan tersebut.</p> <p align="justify">Acara yang dibuka oleh Ketua Jurusan RPL, Bapak Pratyaksa Kepakisan (Pak Pras), berlangsung mulai dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Hari Sabtu, tanggal 29 Juli 2006 saya di undang menjadi <em>Guru Tamu</em> pada Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), SMKN 1 Denpasar, untuk memberikan pengenalan Desktop Ubuntu Linux dalam penggunaanya sebagai penunjang mata pelajaran yang diberikan pada jurusan tersebut.</p>
<p align="justify">Acara yang dibuka oleh Ketua Jurusan RPL, Bapak Pratyaksa Kepakisan (Pak Pras), berlangsung mulai dari pukul 14.00 WITA bertempat di ruangan Lab. RPL 2. Siswa yang hadir pada acara ini adalah siswa kelas dua dengan jumlah sekitar 44 orang.</p>
<p align="justify">Dari pembicaraan sebelumnya dengan Pak Pras, maka acara ini difokuskan pada penggunaan desktop Ubuntu Linux sebagai platform alternatif mata pelajaran yang selama ini menggunakan bahasa pemrograman berbasis Windows seperti Turbo Pascal, Delphi dan Visual Basic.</p>
<p align="justify">Untuk itu saya menunjukkan beberapa alternatif bahasa pemrograman setara yang dapat dijalankan pada Linux, khususnya Ubuntu Linux. Seperti Free Pascal yang kompatibel dengan Turbo Pascal, dapat dijalankan pada Windows maupun Linux.. kemudian Lazarus yang menggunakan compiler free pascal dapat digunakan sebagai alternatif Delphi. Kemudian Gambas dan REALbasic dapat digunakan sebagai alternatif Visual Basic. REALbasic sendiri sebenarnya adalah aplikasi komersial, tetapi dapat digunakan free pada OS Linux untuk versi standard.</p>
<p align="justify">Acara yang berlangsung selama lebih kurang 2 jam ini, terlihat bahwa para siswa ini cukup tertarik juga untuk mencoba menggunakan Ubuntu Linux. Hal ini terlihat pada saat acara sessi tanya-jawab, beberapa siswa dengan antusias menanyakan beberapa hal terkait dengan Ubuntu Linux, mulai dari spesifikasi hardware, cara menambah software, masalah audio-video yang di dukung oleh Ubuntu, aplikasi office dan sebagainya.</p>
<p align="justify">Akhirnya acara di tutup dengan janji bahwa ini bukan yang terakhir, karena Pak Pras dengan kelas RPL-nya akan mencoba untuk menggunakan desktop Ubuntu Linux sebagai pendamping dalam melakukan proses belajar pada jurusan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/ubuntu-linux-di-rpl/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

