<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agung Purbayana News &#187; Life Journey</title>
	<atom:link href="http://www.agungpurbayana.info/tag/life-journey/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.agungpurbayana.info</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Oct 2011 13:02:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Tidak perlu sama&#8230;</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/tidak-perlu-sama/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/tidak-perlu-sama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 01:09:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Journey]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[<p align="justify">Banyak ahli mengatakan bahwa kita menggunakan sangat sedikit sekali potensi diri yang kita miliki selaku manusia. Bahkan ada ahli yang mengatakan bahwa ternyata manusia hanya menggunakan 5% dari kemampuan yang dimilikinya untuk menjalani kehidupannya. Mengapa kita bisa mengabaikan potensi diri yang besar  ini?</p> <p align="justify">Pada tulisan ini saya tidak berusaha untuk mencari fakta-fakta ilmiah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Banyak ahli mengatakan bahwa kita menggunakan <em>sangat sedikit</em> sekali potensi diri yang kita miliki selaku manusia. Bahkan ada ahli yang mengatakan bahwa ternyata manusia hanya menggunakan 5% dari kemampuan yang dimilikinya untuk menjalani kehidupannya. Mengapa kita bisa mengabaikan potensi diri yang besar  ini?</p>
<p align="justify">Pada tulisan ini saya tidak berusaha untuk mencari fakta-fakta ilmiah seperti yang dikatakan oleh para ahli tersebut, karena saya menulis ini hanya sebagai catatan kecil saja mengenai apa yang telah saya lakukan dalam hidup ini.  Kita terlalu sering membandingkan diri kita dengan orang lain bahwa kita mempunyai kesamaan dengan mereka, mereka bisa tampil dan sukses dengan cara mereka, maka saya pun harus bisa sukses seperti yang mereka lakukan. Karena berpikir seperti itu, akibatnya kita mengabaikan kemampuan yang kita miliki atau dengan kata lain kita telah menelantarkan potensi yang kita miliki karena kita sibuk mengikuti cara-cara yang dilakukan oleh orang yang kita jadikan contoh tersebut.</p>
<p><script>
/** konten **/
var sitti_pub_id = "BC0000130";
var sitti_ad_width = "610";
var sitti_ad_height = "60";
var sitti_ad_type = "5";
var sitti_ad_number = "2";
var sitti_ad_name = "konten";
var sitti_dep_id = "1437";
</script><br />
<script src="http://202.52.131.5/delivery/sittiad.b1.js"></script> </p>
<p style="text-align: justify;">Saya percaya, setiap orang memiliki potensi diri yang sama dan tidak terbatas.  Adalah masuk akal bila kita kebetulan mempunyai potensi dan minat yang sama dengan orang lain. Tetapi ini tidak berarti kita harus  berperilaku yang  sama dengan orang itu. Kita punya potensi diri masing-masing dan kita pun memiliki jalan sukses sendiri dan tidak dapat begitu saja menjiplak sama persis seperti yang orang lain lakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentu Anda tidak harus mempercayainya, tetapi saya percaya karena  saya sudah mencobanya. Kita memang berbeda dan kita adalah unik! Kita tidak perlu sama dengan orang lain karena kita memang berbeda! Tidak ada orang yang sama persis dan identik, jadi kita pun harus menerima kenyataan bahwa kita memang berbeda.</p>
<p style="text-align: justify;">Penting untuk diingat!  Bahwa untuk sukses kita tidak perlu melakukan cara yang  sama dengan yang dilakukan oleh orang lain.  Kita bisa berjalan dengan jalan kita sendiri walaupun di ilhami oleh kisah sukses mereka. Jadi, mari kita maksimalkan semua potensi yang ada pada diri kita masing-masing!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/tidak-perlu-sama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Talenta: Jadilah untuk orang lain</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/talenta-jadilah-untuk-orang-lain/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/talenta-jadilah-untuk-orang-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 15:55:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Journey]]></category>
		<category><![CDATA[Talenta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agungpurbayana.info/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pernah merasa bosan, merasa tidak berguna dan tidak berdaya? Kita semua pernah mengalami hal tersebut, kita sering merasa bahwa hidup ini sia-sia saja, merasa apapun yang kita lakukan tidak ada gunanya dan tidak bermanfaat. Bila Anda pernah mengalami hal tersebut, maka Anda tidak sendiri. Saya juga mengalaminya, teman-teman Anda juga mengalaminya dan mungkin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Pernah merasa bosan, merasa tidak berguna dan tidak berdaya?</strong><br />
Kita semua pernah mengalami hal tersebut, kita sering merasa bahwa hidup ini sia-sia saja, merasa apapun yang kita lakukan tidak ada gunanya dan tidak bermanfaat. Bila Anda pernah mengalami hal tersebut, maka Anda tidak sendiri. Saya juga mengalaminya, teman-teman Anda juga mengalaminya dan mungkin semua orang pernah mengalaminya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Nah bagaimana menghilangkan perasaan tersebut? </strong><br />
Ternyata ada cara yang begitu mudah dan dijamin tanpa biaya.  Kita tahu setiap orang mempunyai talenta masing-masing, bila Anda sedang bosan, jenuh tak berdaya, cobalah Anda manfaatkan talenta yang Anda miliki untuk membantu orang lain. Jangan pikirkan apa yang Anda dapatkan dengan membantu orang lain, tapi lakukanlah dan lihatlah hasilnya pada diri Anda!</p>
<p><script>
/** konten **/
var sitti_pub_id = "BC0000130";
var sitti_ad_width = "610";
var sitti_ad_height = "60";
var sitti_ad_type = "5";
var sitti_ad_number = "2";
var sitti_ad_name = "konten";
var sitti_dep_id = "1437";
</script><br />
<script src="http://202.52.131.5/delivery/sittiad.b1.js"></script> </p>
<p style="text-align: justify;">Saya mempunyai sebuah pengalaman menarik yang berhubungan dengan masalah diatas tadi.<br />
Ceritanya suatu saat tanpa sengaja saya menemukan artikel dari blog seseorang yang pernah saya bimbing dalam mempelajari sesuatu hal, yang mengatakan bahwa ia benar-benar berterima kasih karena pernah saya bimbing di bidang tersebut hingga sekarang akhirnya ia merasakan manfaatnya dalam menekuni pekerjaannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tidak pernah merasa melakukan hal yang istimewa padanya, karena memang saya hanya membantunya mempelajari sesuatu yang saya anggap biasa saja. Ternyata dengan sekelumit talenta yang saya milikii, saya bisa menyampaikan pengetahuan yang begitu bermanfaat baginya. Saya benar-benar terharu membacanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Inti dari cerita saya diatas adalah, ternyata kita seringkali mengabaikan talenta yang kita miliki karena kita mengganggap tidak berguna. Kita lupa bahwa setiap orang diberikan talenta oleh Tuhan untuk menjalani hidup ini dan untuk membantu sesama. Cobalah Anda gunakan talenta tersebut, sekecil apapun talenta itu bagi diri Anda, jadilah untuk orang lain!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/talenta-jadilah-untuk-orang-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

