<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agung Purbayana News &#187; D3 Penerjemahan</title>
	<atom:link href="http://www.agungpurbayana.info/tag/d3-penerjemahan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.agungpurbayana.info</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Oct 2011 13:02:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Tutorial Online 2011.1 Segera Mulai</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/tutorial-online-segera-mulai/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/tutorial-online-segera-mulai/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Mar 2011 12:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[D3 Penerjemahan]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas terbuka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agungpurbayana.info/?p=2256</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p style="text-align: justify;">Sesuai dengan pengumuman yang nampak pada situs student.ut.ac.id, jadwal tutorial online non pendas akan dimulai pada tanggal 14 Maret 2011. Jadwal lengkap silakan dilihat pada tabel dibawah ini atau langsung saja masuk ke situs student.ut.ac.id.</p> <p style="text-align: justify;">Periode semester 2011.1 ini saya hanya mengambil 3 mata kuliah, yaitu Speaking, Translation 8 dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-2270 align left alignleft" title="logo-ut" src="http://www.agungpurbayana.info/wp-content/uploads/2011/03/logo-ut.jpeg" alt="logo ut" width="79" height="94" /></p>
<p style="text-align: justify;">Sesuai dengan pengumuman yang nampak pada situs <a href="http://student.ut.ac.id/mod/forum/discuss.php?d=257291">student.ut.ac.id</a>, jadwal tutorial online non pendas akan dimulai pada tanggal 14 Maret 2011. Jadwal lengkap silakan dilihat pada tabel dibawah ini atau langsung saja masuk ke situs student.ut.ac.id.</p>
<p style="text-align: justify;">Periode semester 2011.1 ini saya hanya mengambil 3 mata kuliah, yaitu Speaking, Translation 8 dan Agama Hindu. Sayang sekali semua mata kuliah yang saya ambil tersebut tidak tersedia tutorial onlinenya. Jadi seperti semester-semester sebelumnya, saya akan lebih banyak belajar mandiri dengan membaca modul-modul yang tersedia. Yang penting semangat dan semangat!</p>
<p>Jadwal lengkap rencana tutorial online non pendas periode 2011.1 :</p>
<p><iframe src="https://spreadsheets.google.com/pub?hl=in&amp;hl=in&amp;key=0Aqo7XH6aO-O3dDVzbTRqeDV3bzJDNlpfZl9nYjRDVnc&amp;single=true&amp;gid=0&amp;output=html&amp;widget=false" frameborder="0" width="475" height="275"></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/tutorial-online-segera-mulai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penutupan D3 Penerjemahan UT</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/penutupan-d3-penerjemahan-ut/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/penutupan-d3-penerjemahan-ut/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 01:06:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[D3 Penerjemahan]]></category>
		<category><![CDATA[sasra inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas terbuka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungpurbayana.info/?p=1742</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebenarnya ini berita lama, karena sejak ujian periode semester 2009.2 sudah di informasikan secara lisan oleh pengawas ujian pada saat itu. Karena masih banyak teman-teman D3 Penerjemahan yang menanyakan mengenai penutupan D3 Penerjemahan UT ini, saya tulis lagi di blog ini.</p> <p style="text-align: justify;">Berikut kutipan:</p> <p style="text-align: justify;">Sesuai dengan edaran dari Rektor UT [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebenarnya ini berita lama, karena sejak ujian periode semester 2009.2 sudah di informasikan secara lisan oleh pengawas ujian pada saat itu. Karena masih banyak teman-teman D3 Penerjemahan yang menanyakan mengenai penutupan D3 Penerjemahan UT ini, saya tulis lagi di blog ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1742"></span>Berikut kutipan:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Sesuai dengan edaran dari Rektor UT dengan Surat bernomor 1694/H31.1.13/AK/2009 mengenai Sosialiasi Penawaran Program S1 Sastra Inggris dan Penutupan D3 Bahasa Inggris Penerjemahan bahwa Universitas Terbuka mengambil kebijakan sebagai berikut:</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Menawarkan <strong>Program S1 Sastra Inggris bidang minat Penerjemahan</strong> mulai Masa Registrasi 2010.1 (SK Dirjen Dikti No. 149/DIKTI/KEP/2007), sebagai program lanjutan dari D3 Bahasa Inggris bidang minat Penerjemahan;</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Menutup penerimaan mahasiswa</strong> <strong>baru</strong> Program D3 Bahasa Inggris bidang minat Penerjemahan pada Masa Registrasi 2010.1 (mulai masa phasing out), sebagaimana yang tercantum dalam SK Rektor No. 4777/H31/KEP/2009 tanggal 29 September 2009.</li>
<li style="text-align: justify;">Mahasiswa D3 Bahasa Inggris yang masih dalam masa studi diberi kesempatan untuk menyelesaikan studi sampai dengan <strong>Masa Registrasi 2013.1</strong>. Bila pada masa registrasi tersebut mahasiswa belum dapat menyelesaikan studi, maka yang bersangkutan dapat memilih (a) pindah ke jenjang S1 Sastra Inggris bidang minat Penerjemahan FISIP-UT dengan alih kredit, atau (b) tidak melanjutkan studi  dengan diberi Surat Keterangan Penempuhan Mata Kuliah dari Dekan FISIT-UT.</li>
<li style="text-align: justify;">Dalam rangka penutupan dan pembukaan program tersebut, mulai saat ini diharapkan seluruh UPBJJ-UT mensosialisasikan kepada berbagai pihak yang relevan di wilayah kerja masing-masing secara intensif.</li>
</ol>
<p>Informasi lebih rinci terkait dengan program tersebut dapat menghubungi : Drs. Djoko Rahardjo, M.Hum. (Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra) FISIT-UT, telp. 021-7490941 pesawat 1910 atau email ke rahardjo@mail.ut..ac.id.</p></blockquote>
<p>Salinan surat resmi diatas dapat di download di <a href="http://www.ut.ac.id/images/pdf/suratpenutupand3penerjemah.pdf">sini</a> atau di <a href="http://www.box.net/shared/38c4jij4a0">sini</a>.</p>
<p>NB.<br />
Tanda cetak tebal saya yang menandai, untuk mengingatkan saja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/penutupan-d3-penerjemahan-ut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Registrasi Kembali D3 Penerjemahan 2010.1</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/registrasi-kembali-d3-penerjemahan-2010-1/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/registrasi-kembali-d3-penerjemahan-2010-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2010 01:36:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[D3 Penerjemahan]]></category>
		<category><![CDATA[registrasi kembali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungpurbayana.info/?p=1738</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Awal tahun 2010 ini saya sedikit sibuk membantu beberapa siswa SMK untuk persiapan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK). Kemudian mulai pertengahan Pebruari sampai Maret depan ini menjadi penguji eksternal di beberapa SMK di Kota Denpasar dan Badung, Bali.</p> <p style="text-align: justify;">Karena kesibukan itulah membuat saya agak mundur melakukan registrasi kembali di D3 Penerjemahan Universitas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Awal tahun 2010 ini saya sedikit sibuk membantu beberapa siswa SMK untuk persiapan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK). Kemudian mulai pertengahan Pebruari sampai Maret depan ini menjadi penguji eksternal di beberapa SMK di Kota Denpasar dan Badung, Bali.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena kesibukan itulah membuat saya agak mundur melakukan registrasi kembali di D3 Penerjemahan Universitas Terbuka. Biasanya akhir Januari saya sudah melakukan pembayaran TBS ke bank dan langsung menyetornya ke UPBJJ-UT Denpasar.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1738"></span>Untuk periode 2010.1 ini saya terpaksa <em>nitip</em> untuk melakukan pembayaran dan penyetorannya. Kebetulan kakak saya juga mengambil kuliah D3 Penerjemahan, jadi sekalian saja saya titip ke dia untuk melakukan semua proses registrasi tersebut.</p>
<p>Kali ini mata kuliah yang saya ambil adalah:</p>
<p>1. Translation I<br />
2. Translation IV<br />
3. Translation VII<br />
4. Translation X<br />
5. Ilmu Budaya Sosial Dasar<br />
6. Pendidikan Agama Hindu</p>
<p>Selanjutnya tinggal belajar dan mengikuti tutorial online yang disediakan. Selamat belajar untuk semuanya!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/registrasi-kembali-d3-penerjemahan-2010-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman Nilai Non Pendas 2009.2</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/pengumuman-nilai-non-pendas-2009-2/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/pengumuman-nilai-non-pendas-2009-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 23:07:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[D3 Penerjemahan]]></category>
		<category><![CDATA[nilai mahasisa ut]]></category>
		<category><![CDATA[nilai mahasiswa 20092]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungpurbayana.info/?p=1575</guid>
		<description><![CDATA[Jadwal pengumuman nilai Non Pendas untuk periode semester 2009.2 sudah bisa di akses per tanggal 11 Januari 2010 melalui link http://public.ut.ac.id/html/nilai/nilsrs.htm. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://agungpurbayana.info/wp-content/uploads/2010/01/ujian-akhir-semester.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1578" title="ujian-akhir-semester" src="http://agungpurbayana.info/wp-content/uploads/2010/01/ujian-akhir-semester.jpg" alt="" width="299" height="187" /></a>Jadwal pengumuman nilai Non Pendas untuk periode semester 2009.2 sudah bisa di akses per tanggal 11 Januari 2010 melalui link <a href="http://public.ut.ac.id/html/nilai/nilsrs.htm">http://public.ut.ac.id/html/nilai/nilsrs.htm</a>. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk pertama kalinya selama mengikuti perkuliahan di Universitas Terbuka tiga mata kuliah yang kebetulan ketiganya adalah mata kuliah dengan ujian jenis essay tidak muncul sampai dengan saya menulis posting ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya mencoba melakukan pengaduan melalui situs layanan pengaduan mahasiswa yang diberikan oleh pihak UT dengan link di <a href="http://crm.ut.web.id/">http://crm.ut.web.id/</a>. Untuk sementara hanya itu yang saya lakukan, karena saya percaya petugas UT sedang sibuk melakukan update nilai mahasiswa sehingga mereka belum sempat menjawab pengaduan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk periode semester 2009.2 ini nilai yang saya dapatkan sangat memprihatinkan, 3 nilai C dan satu nilai B, sisanya menunggu nilai essay yang mudah-mudahan nilainya cukup bagus agar IPK tidak terlalu jeblok. Update terakhi nilai saya dapat di lihat di <a href="http://agungpurbayana.info/update-nilai-ut-di-google-docs/">http://agungpurbayana.info/update-nilai-ut-di-google-docs/</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/pengumuman-nilai-non-pendas-2009-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahasa Indonesia: Inisiasi 2 &#8211; 6</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/bahasa-indonesia-inisiasi-2-6/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/bahasa-indonesia-inisiasi-2-6/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 02:38:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[D3 Penerjemahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Inisiasi 2]]></category>
		<category><![CDATA[Inisiasi 3]]></category>
		<category><![CDATA[Inisiasi 4]]></category>
		<category><![CDATA[Inisiasi 5]]></category>
		<category><![CDATA[Inisiasi 6]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas terbuka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agungpurbayana.info/?p=1192</guid>
		<description><![CDATA[<p>Untuk inisiasi Bahasa Indonesia pertemuan 2 &#8211; 6 saya upload dalam satu halaman, kebetulan mata kuliah ini pada awalnya agak terlambat muncul karena ada jeda hari libur lebaran/idul fitri.</p> <p class="download">Berikut adalah file-file untuk inisiasi 2, 3, 4, 5 dan 6.</p> [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-1393" href="http://agungpurbayana.info/bahasa-indonesia-inisiasi-2-6/bahasa-indonesia/"><img class="alignleft size-full wp-image-1393" title="bahasa-indonesia" src="http://www.agungpurbayana.info/wp-content/uploads/2009/10/bahasa-indonesia.jpg" alt="bahasa-indonesia" width="209" height="131" /></a>Untuk inisiasi Bahasa Indonesia pertemuan 2 &#8211; 6 saya upload dalam satu halaman, kebetulan mata kuliah ini pada awalnya agak terlambat muncul karena ada jeda hari libur lebaran/idul fitri.</p>
<p class="download">Berikut adalah file-file untuk inisiasi <a href="http://www.box.net/shared/41e09ektyx">2</a>, <a href="http://www.box.net/shared/vi9tksjtlj">3</a>, <a href="http://www.box.net/shared/hyhz524fd2">4</a>, <a href="http://www.box.net/shared/88z8rq7v79">5</a> dan <a href="http://www.box.net/shared/zptolnypie">6</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/bahasa-indonesia-inisiasi-2-6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Introduction to Linguistic: Inisiasi 6</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/introduction-to-linguistic-inisiasi-6/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/introduction-to-linguistic-inisiasi-6/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 00:17:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[D3 Penerjemahan]]></category>
		<category><![CDATA[Inisiasi 6]]></category>
		<category><![CDATA[Introduction to Linguistic]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas terbuka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agungpurbayana.info/?p=1177</guid>
		<description><![CDATA[Mata kuliah Introduction to Linguistic minggu ke-6 ini memberikan materi mengenai sintaks bahasa. Sintaks mempelajari organisasi suatu kata ke frasa dan frasa ke dalam kalimat, inisiasi lengkap sebagai berikut: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-1401" href="http://agungpurbayana.info/introduction-to-linguistic-inisiasi-6/intro-linguistic/"><img class="alignleft size-full wp-image-1401" title="intro-linguistic" src="http://www.agungpurbayana.info/wp-content/uploads/2009/10/intro-linguistic.jpg" alt="intro-linguistic" width="179" height="112" /></a>Mata kuliah Introduction to Linguistic minggu ke-6 ini memberikan materi mengenai sintaks bahasa. Sintaks mempelajari organisasi suatu kata ke suatu  frasa dan dari suatu frasa ke dalam kalimat. Untuk pelajaran lengkap mengenai sintaks ini silakan di baca buku materi pokok Introduction To Linguistic.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1177"></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><strong>Syntax</strong></p>
<p style="text-align: justify;">If we concentrate on the structure and ordering of components within a sentence, it means that we are studying what is technically known as the syntax of the language. Syntax is a branch of linguistic that is concernded with the study of the structure of a sentence and ordering of its elements. Syntax studies the organization of words into phrases and phrases into sentences.</p>
<p style="text-align: justify;">The sentence “The woman drives a car” for instance, started by the word the forms one phrase with the word woman, then the word drives forms one phrases with the word a car.  The phrase of The woman then combinated with the phrase of drives a car to form a sentence that is “The woman drives a car”. The phrases of The woman and  drives a car is different since they come from different group of words. The phrase of  The woman consists of article the and noun woman whereas the phrase of drives a car consists of verb drives and noun  a car.</p>
<p>Some properties of the grammar;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> Linear Order</strong><br />
The most obvious principle of sentence organization is linear order; the words in a sentence must occur in a particular sequence if the sentence is to convey the desired meaning.</p>
<p>Consider:</p>
<ol>
<li>John glanced at Mary.<br />
If we rearrange the words in this sentence, we either come up with nonsense, as in:</li>
<li>Mary John at glanced.<br />
or with a sentence whose meaning is distinctly different from that of (1):</li>
<li>Mary glanced at John.<br />
Clearly, the ordering of the words in sentences determines, in part, whether a sentence is grammatical or not, and what the sentence means.</li>
<li>One of the many rules of English requires that the grammatical subject of a sentence normally precedes the main verb, which in turn normally precedes its direct object.</li>
</ol>
</blockquote>
<p class="download">Catatan lengkap untuk inisiasi ke-6 ini dapat diambil di <a href="http://www.box.net/shared/ruki2j4y16">sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/introduction-to-linguistic-inisiasi-6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Introduction to Linguistic: Inisiasi 5</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/introduction-to-linguistic-inisiasi-5/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/introduction-to-linguistic-inisiasi-5/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 00:10:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[D3 Penerjemahan]]></category>
		<category><![CDATA[Inisiasi 5]]></category>
		<category><![CDATA[Introduction to Linguistic]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas terbuka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agungpurbayana.info/?p=1174</guid>
		<description><![CDATA[Mata kuliah Introduction to Linguistic minggu ke-5 ini memberikan inisiasi mengenai morfem dan proses pembentukan kata seperti dijelaskan dibawah ini: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-1418" href="http://agungpurbayana.info/introduction-to-linguistic-inisiasi-5/intro-linguistic-2/"><img class="alignleft size-full wp-image-1418" title="intro-linguistic" src="http://www.agungpurbayana.info/wp-content/uploads/2009/10/intro-linguistic1.jpg" alt="intro-linguistic" width="179" height="112" /></a>Mata kuliah Introduction to Linguistic minggu ke-5 ini memberikan inisiasi mengenai morfem dan proses pembentukan kata. Ada beberapa morfem yang dibahas diantaranya adalah lexical and grammatical morphemes, free and bound morphemes, derivational morpheme dan sebagainya. Lebih lanjut silakan baca uraian dibawah ini:</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1174"></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><strong>Morphemes and Word Formation-Process</strong></p>
<p style="text-align: justify;">A morpheme can be defined as minimal until having more or less constant meaning associated with more or less constant form. For example the word sellers is made up of three morphemes namely {sell} + {er}+ {s}. Each of these morphemes has a meaning; {sell}= verb ‘sell’; {er}= one who performs an action; {s}= more than one. Another example the word {reopened} consists of three morphemes {re}meaning ‘again’; {open}= verb and {ed} indicating past tense.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Lexical and Grammatical Morphemes<br />
<span style="font-weight: normal;"><em>Lexical morphemes</em> have a sense (meaning). Noun such as {car, chair, women}; verbs {come, write, go}; and adjective {sweet, beautiful, empty} are typical of lexical morphemes.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em> Grammatical morphemes</em> don’t have meanings. Preposition {of, to for, etc}; articles {a, an, the}; and conjunctions {but, and, or}are typical of grammatical morphemes.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Free and Bound Morphemes</strong><br />
Free morphemes are morphemes which can stand by themselves as single words. They maybe lexical {teach, open, car, kind} or they may be grammatical {and, but}</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bound morphemes</strong> are morphemes which cannot stand alone, but which are typically attached to another form. For example {re, ir, ed, ly} in words such as return, irregular, visited, and happily.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Derivational Vs Inflectional Morphemes<br />
<span style="font-weight: normal;"><em>Derivational morphemes</em> creates new words by either chaning the meaning {happy vs unhappy, both are adjectives} or the part of speech {large vs enlarge, an adjective vs a verb}</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Inflectional morphemes</em> change neither parts of speech nor meaning, but give extra grammatical information about the already existing meaning of  a word. Example, the word dog  and dogs are both nouns and have the same meaning, but dogs with plural morphemes contains the additional information that there are more than one of these things.</p>
</blockquote>
<p class="download">Catatan lengkap untuk inisiasi ke-5 ini dapat diambil di <a href="http://www.box.net/shared/jytxnqg7ln">sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/introduction-to-linguistic-inisiasi-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semantics: Inisiasi 5</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/semantics-inisiasi-5/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/semantics-inisiasi-5/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 22:05:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[D3 Penerjemahan]]></category>
		<category><![CDATA[Inisiasi 5]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Semantics]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas terbuka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agungpurbayana.info/?p=1181</guid>
		<description><![CDATA[Pada minggu ke-5 ini Semantics memberikan inisiasi mengenai lanjutan hakikat makna, dan beberapa pendekatan yang dilakukan pakar linguistik mengenai makna dalam bahasa, inisiasi selengkapnya... [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-1421" href="http://agungpurbayana.info/semantics-inisiasi-5/semantics-3/"><img class="alignleft size-full wp-image-1421" title="semantics" src="http://www.agungpurbayana.info/wp-content/uploads/2009/10/semantics1.jpg" alt="semantics" width="179" height="112" /></a>Pada minggu ke-5 ini Semantics memberikan inisiasi mengenai lanjutan hakikat makna, dan beberapa pendekatan yang dilakukan pakar linguistik mengenai makna dalam bahasa. Beberapa pendekatan konseptual, antara lain konsepsi kata ke benda, konsepsi kata ke konsep benda, uraian selengkapnya silakan dilihat pada inisiasi dibawah ini:</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1181"></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><strong>Hakikat Makna 2</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Saudara mahasiswa selamat berjumpa kembali pada tuton kali ini. Materi kali ini merupakan lanjutan dari materi tuton minggu lalu. Seperti yang tertera pada penjelasan minggu lalu bahwa ada beberapa pendekatan yang dilontarkan oleh para pakar linguistik mengenai makna dalam bahasa, berikut ini beberapa contoh pendekatan menurut para pakar tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> Pendekatan Konseptual</strong><br />
Pendekatan konseptual ini pada dasarnya berpaham bahwa dalam setiap satuan ujaran terkandung suatu konsep, ide, gagasan mengenai sesuatu yang ada, terjadi atau berlangsung. Berkaitan dengan cara seseorang dalam menjelaskan makna kata, (Crystal, 1989) menyebutkan ada tiga konsepsi makna dalam kajian semantik yang dapat diuraikan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kata Benda</strong><br />
Menurut konsepsi ini makna kata menunjuk kepada benda atau obyek diluar bahasa, kata-kata seperti Jakarta, Surabaya, Ibu, father dan London menggambarkan hal yang nyata atau konkret sehingga bisa dijelaskan maknanya dengan cara ini.  Bandingkan misalnya dengan kata-kata seperti manis, sulit, beautiful, ill dan lain sebagainya yang tentunya tidak dapat dijelaskan dengan cara di atas.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kata		Konsep		Benda</strong><br />
Konsepsi ini ’menolak’ konsepsi pemaknaan kata di atas (Kata            Benda)<br />
Menurut konsepsi ini makna kata dibentuk atas dasar hubungan antara kata dalam pikiran (konsepsi) pengguna bahasa dengan konsep yang berkaitan dengan kata itu berikut rujukannya atau bendanya dan sangat ditentukan oleh konteksnya ketika kata tersebut digunakan, misalnya kata ’demokrasi’ dalam konsepsi ini makna kata ini akan sangat tergantung maknanya pada konsep/pikiran seseorang tentang kata ’demokrasi’ itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Konsepsi ini selain dapat menjelaskan makna kata yang konkret juga dapat menjelaskan makna kata yang abstrak. Tetapi teori ini tidak luput dari kelemahan, terutama dalam menjelaskan kaitan antara kata atau simbol dengan konsep. Misalnya, seseorang bertanya kepada si A, Masih tersediakah kursi bagi saya di sini? Dalam menjawab pertanyaaan tersebut, bisa saja ia mengaitkan kata kursi kepada sesuatu yang berkaitan dengan makna kursi secara tidak langsung (makna konotatif), yakni bermakna jabatan atau kedudukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Konsep pikiran penutur A ini tentu saja belum tentu sama dengan penutur yang lain yang berkaitan dengan kata tersebut. Oleh karena itu pemaknaan kata akan sangat bergantung pada konsepsi yang ada dalam pikiran penutur A.</p>
</blockquote>
<p class="download">Catatan lengkap untuk inisiasi Semantics ke-5 ini dapat diambil di <a href="http://www.box.net/shared/ltks9an88f">sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/semantics-inisiasi-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Introduction to Linguistic: Inisiasi 4</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/introduction-to-linguistic-inisiasi-4/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/introduction-to-linguistic-inisiasi-4/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2009 21:46:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[D3 Penerjemahan]]></category>
		<category><![CDATA[Inisiasi 4]]></category>
		<category><![CDATA[Introduction to Linguistic]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas terbuka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agungpurbayana.info/?p=1162</guid>
		<description><![CDATA[Mata kuliah Introduction to Linguistic minggu ke-4 ini memberikan inisiasi mengenai fonetik, fonologi dan fonem seperti di uraikan dibawah ini: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-1424" href="http://agungpurbayana.info/introduction-to-linguistic-inisiasi-4/intro-linguistic-3/"><img class="alignleft size-full wp-image-1424" title="intro-linguistic" src="http://www.agungpurbayana.info/wp-content/uploads/2009/09/intro-linguistic.jpg" alt="intro-linguistic" width="179" height="112" /></a>Mata kuliah Introduction to Linguistic minggu ke-4 ini memberikan inisiasi mengenai fonetik, fonologi dan fonem. Untuk materi lengkap mengenai inisiasi ini silakan baca buku materi pokok Introduction to Linguistic, modul 3 mengenai topik Phonetics and Phonology  seperti di uraikan dibawah ini:</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1162"></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><strong>INISIASI 4</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dear students,<br />
We come to the Online Tutorial of Introduction to Linguistics/PBIS4202 for session 4. In this session we are going to discuss material from <strong>Module 3</strong>, about <strong>Phonetics and Phonology</strong>, focusing on phonemes. Both phonetics and phonology can be generally described as the study of speech sounds. Before we go on, we need to know about Phonetics and Phonology. Phonetics is concerned with the sounds we make in speech: how we produce them, how these sounds are transferred from the speaker to the hearer as sound waves, and how we hear and perceive them. Phonology is essentially the description of the systems and patterns of speech sounds in a language.</p>
<p><strong>What is a phoneme?</strong></p>
<ul>
<li>Trask (1996 : 264) says:<br />
phoneme (??????) <em>n</em>.&#8217;the smallest unit which can make a difference in meaning&#8217;….</li>
<li style="text-align: justify;">Hayman (1975: 59) defines the phoneme as &#8216;a minimal unit of sound capable of distinguishing words of different meanings. Thus, both /t/ and /d/ are phonemes in English because they are able to make a meaning difference, as in the word &#8216;ten&#8217; and &#8216;den&#8217;.</li>
<li style="text-align: justify;">Gleason (1955: 261) defines the phoneme as &#8220;a class of sounds which: (1) are phonetically similar and (2) show certain characteristic patterns of distribution in the language or dialect under consideration&#8221;.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">An essential property of a phoneme is that it functions contrastively. We know that there are two phonemes /f/ and /v/ in English because they are the only basis of the contrast in meaning between the forms fat and vat, or fine and vine. This contrastive property is the basic operational test for determining the phonemes which exist in a language.</p>
<p style="text-align: justify;">If we substitute one sound for another in a word and there is a change of meaning, then the two sounds represent different phonemes. For example: /p/ can be characterized as [-voice, +bilabial, +stop] and /k/ as [-voice, +velar, +stop]. Since these two sounds share some features, they are sometimes described as members of a natural class of sounds.</p>
<p style="text-align: justify;">The predic¬tion would be that sounds which have features in common would behave phonologically in some similar ways. A sound which does not share those features would be expected to behave differently. For example, /v/ has the features [+voice, +labiodental, +fricative] and so cannot be in the same &#8216;natural class&#8217; as /p/ and /k/.</p>
<p style="text-align: justify;">Although other factors will be involved, this feature-analysis could lead us to suspect that there may be a good phonological reason why words beginning with /pl-/ and /kl-/ are common in English, but words beginning /vl-/ are not.</p>
<p style="text-align: justify;">Each word consists of phonemes. The word scream has 5 phonemes [????l?]. Now, can you try to count the phonemes of some words given to you? It is a challenge for you. In order to understand better about phonemes, it is better for you to read the materials of module 3 and do the assignment 2 which is attached in this session.</p>
<p>Good Luck!</p></blockquote>
<p class="download">File untuk catatan inisiasi ke-4 ini dapat diambil di <a href="http://www.box.net/shared/j37m97q8n9">sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/introduction-to-linguistic-inisiasi-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semantics: Inisiasi 4</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/semantics-inisiasi-4/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/semantics-inisiasi-4/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2009 21:00:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[D3 Penerjemahan]]></category>
		<category><![CDATA[Inisiasi 4]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Semantics]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas terbuka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agungpurbayana.info/?p=1145</guid>
		<description><![CDATA[Pada minggu ke-4 ini Semantics memberikan inisiasi mengenai hakikat makna, dimana sebelumnya dijelaskan mengenai definisi semantik. Hakikat makna juga dibahas pada inisiasi selanjutnya... [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-1427" href="http://agungpurbayana.info/semantics-inisiasi-4/semantics-4/"><img class="alignleft size-full wp-image-1427" title="semantics" src="http://www.agungpurbayana.info/wp-content/uploads/2009/09/semantics.jpg" alt="semantics" width="179" height="112" /></a>Pada minggu ke-4 ini Semantics memberikan inisiasi mengenai hakikat makna, dimana sebelumnya dijelaskan mengenai definisi semantik. Salah satu yang berhubungan dengan hakikat makna adalah semantik, karena semantik merupakan ilmu yang mempelajari makna. Untuk lebih jelasnya silakan dibaca inisiasi dibawah ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1145"></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><strong>Hakikat Makna 1</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Saudara mahasiswa, materi inisiasi kali ini akan dijelaskan dalam dua bagian, yaitu <strong>Hakikat Makna 1</strong> (pada inisiasi ke IV ini) dan <strong>Hakikat Makna 2</strong> (pada inisiasi ke V minggu depan). Baiklah kita akan mulai dengan penjelasan tentang materi ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum kita membahas mengenai makna kata, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu definisi semantik, karena semantik merupakan ilmu yang mempelajari makna. Kata semantik (Semantics, B. Inggris) berasal dari bahasa Yunani kuno <em>sema</em> (bentuk nominal) yang berarti <em>tanda</em> atau <em>lambang</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Bentuk verbalnya adalah <em>semaino</em> yang berarti <em>menandai</em> atau <em>melambangkan</em>. Menurut Ferdinand de Sausure, seorang pakar lingustics Perancis, tanda linguistik itu terdiri dari komponen penanda yang berwujud bunyi, dan komponen petanda yang berwujud konsep atau makna. Oleh banyak pakar kemudian kata semantik secara gamblang dapat dikatakan  bidang studi (ilmu) yang mempelajari makna.</p>
<p style="text-align: justify;">Secara umum semantik dapat didefinisikan sebagai kajian makna dalam bahasa atau kajian makna kebahasaan (Hurford dan Heaslet, 1983). Semantik adalah telaah mengenai makna (George, 1964). Semantik menelaah lambang-lambang atau tanda-tanda yang menyatakan makna, hubungan makna yang satu dengan yang lain, dan pengaruhnya terhadap manusia dan masyarakat. Demikianlah sekelumit definisi semantik. Sekarang mari kita lanjutkan pembahasan kita mengenai makna kata.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika kita ditanya mengenai sebuah makna kata, kita dapat menjawabnya dengan kata pula jika kita memang telah mengerti kata tersebut; misalnya, kata <em>tunggal</em> kita bisa langsung mengartikannya dengan kata <em>satu</em>. Tetapi sering juga makna kata tidak dapat dijelaskan dengan sebuah kata melainkan dengan definisi, misalnya kata dalam bahasa Inggris <em>teacher is a person who gives lesson, especially in a school</em> atau kata dalam bahasa Indonesia, <em>tuna rungu</em> adalah seseorang yang tidak dapat mendengar. Sebuah kata jika digunakan dalam konteks kalimat yang berbeda mempunyai makna yang tidak sama. Misalnya kat’<em>mengambil</em> dalam kalimat-kalimat berikut:<br />
1. Tahun ini kami akan <em>mengambil</em> sepuluh orang pegawai baru.<br />
2. Semester ini saya belum <em>mengambil </em>mata kuliah Semantics.<br />
3. Diam-diam dia <em>mengambil</em> buku itu dari tas.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada kalimat (1) makna kata mengambil adalah <em>menerima</em>, kalimat (2) bermakna <em>mengikuti</em> sedangkan pada kalimat (3) kata mengambil bermakna <em>mencuri</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh lainnya dalam bahasa Inggris, kata <em>stand</em> yang mempunyai beberapa arti :<br />
1. <em>Stand</em> the table against the wall.<br />
2. I can’t <em>stand</em> her.<br />
3. We had <em>to stand</em> for hours to get the tickets.<br />
4. He will <em>stand</em> us to have lunch on the restaurant.</p>
<p style="text-align: justify;">Makna <em>stand</em> pada kalimat (1) mengandung makna <em>put</em>, (meletakkan),  pada kalimat (2) bermakna <em>dislike </em>(tidak suka), pada kalimat (3) bermakna <em>support one body on one’s feet </em>(berdiri) sedangkan pada kalimat (4) kata <em>stand</em> bermakna <em>pay for </em>(mentraktir).</p>
<p style="text-align: justify;">Situasi  dan konteks yang berbeda akan membuat makna yang berbeda pula. Perhatikan kalimat <em>sudah hampir pukul dua belas</em> yang diucapkan oleh seseorang pada tempat dan waktu yang berbeda. Jika kalimat tersebut diucapkan oleh seorang ustadz pada santrinya, maka bisa bermakna bahwa mereka harus bersiap untuk melaksanakan shalat zuhur, karena sebentar lagi waktu zuhur akan tiba. Berbeda maknanya jika kalimat tersebut diucapkan oleh seorang pegawai atau pekerja kepada teman sekerjanya, yang dalam hal ini maknanya bisa berarti waktu istirahat hampir tiba.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikianlah bahwa kata atau kalimat yang sama bila digunakan pada situasi atau konteks yang berbeda dapat memiliki makna yang berbeda. Oleh karena itu apa sebenarnya makna dalam bahasa itu masih menjadi pertanyaan dan masalah ini sebenarnya telah menjadi pemikiran pakar-pakar sehingga muncul berbagai teori dari berbagai pakar yang disusun menurut pendekatan-pendekatan yang berbeda-beda.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikianlah saudara penjelasan kali ini, kita akan lanjutkan materi ini pada tutorial online berikutnya. Selamat belajar &#8230;&#8230;</p>
</blockquote>
<p class="download">Catatan untuk inisiasi Semantics ke-4 ini dapat diambil di <a href="http://www.box.net/shared/ydhxqi0ajr">sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/semantics-inisiasi-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

