<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agung Purbayana News &#187; Life Journey</title>
	<atom:link href="http://www.agungpurbayana.info/category/artikel/life-journey/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.agungpurbayana.info</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Oct 2011 13:02:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Tidak perlu sama&#8230;</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/tidak-perlu-sama/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/tidak-perlu-sama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 01:09:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Journey]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Banyak ahli mengatakan bahwa kita menggunakan sangat sedikit sekali potensi diri yang kita miliki selaku manusia. Bahkan ada ahli yang mengatakan bahwa ternyata manusia hanya menggunakan 5% dari kemampuan yang dimilikinya untuk menjalani kehidupannya. Mengapa kita bisa mengabaikan potensi diri yang besar  ini? Pada tulisan ini saya tidak berusaha untuk mencari fakta-fakta ilmiah seperti yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Banyak ahli mengatakan bahwa kita menggunakan <em>sangat sedikit</em> sekali potensi diri yang kita miliki selaku manusia. Bahkan ada ahli yang mengatakan bahwa ternyata manusia hanya menggunakan 5% dari kemampuan yang dimilikinya untuk menjalani kehidupannya. Mengapa kita bisa mengabaikan potensi diri yang besar  ini?</p>
<p align="justify">Pada tulisan ini saya tidak berusaha untuk mencari fakta-fakta ilmiah seperti yang dikatakan oleh para ahli tersebut, karena saya menulis ini hanya sebagai catatan kecil saja mengenai apa yang telah saya lakukan dalam hidup ini.  Kita terlalu sering membandingkan diri kita dengan orang lain bahwa kita mempunyai kesamaan dengan mereka, mereka bisa tampil dan sukses dengan cara mereka, maka saya pun harus bisa sukses seperti yang mereka lakukan. Karena berpikir seperti itu, akibatnya kita mengabaikan kemampuan yang kita miliki atau dengan kata lain kita telah menelantarkan potensi yang kita miliki karena kita sibuk mengikuti cara-cara yang dilakukan oleh orang yang kita jadikan contoh tersebut.</p>
<p><script>
/** konten **/
var sitti_pub_id = "BC0000130";
var sitti_ad_width = "610";
var sitti_ad_height = "60";
var sitti_ad_type = "5";
var sitti_ad_number = "2";
var sitti_ad_name = "konten";
var sitti_dep_id = "1437";
</script><br />
<script src="http://202.52.131.5/delivery/sittiad.b1.js"></script> </p>
<p style="text-align: justify;">Saya percaya, setiap orang memiliki potensi diri yang sama dan tidak terbatas.  Adalah masuk akal bila kita kebetulan mempunyai potensi dan minat yang sama dengan orang lain. Tetapi ini tidak berarti kita harus  berperilaku yang  sama dengan orang itu. Kita punya potensi diri masing-masing dan kita pun memiliki jalan sukses sendiri dan tidak dapat begitu saja menjiplak sama persis seperti yang orang lain lakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentu Anda tidak harus mempercayainya, tetapi saya percaya karena  saya sudah mencobanya. Kita memang berbeda dan kita adalah unik! Kita tidak perlu sama dengan orang lain karena kita memang berbeda! Tidak ada orang yang sama persis dan identik, jadi kita pun harus menerima kenyataan bahwa kita memang berbeda.</p>
<p style="text-align: justify;">Penting untuk diingat!  Bahwa untuk sukses kita tidak perlu melakukan cara yang  sama dengan yang dilakukan oleh orang lain.  Kita bisa berjalan dengan jalan kita sendiri walaupun di ilhami oleh kisah sukses mereka. Jadi, mari kita maksimalkan semua potensi yang ada pada diri kita masing-masing!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/tidak-perlu-sama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Talenta: Jadilah untuk orang lain</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/talenta-jadilah-untuk-orang-lain/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/talenta-jadilah-untuk-orang-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 15:55:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Journey]]></category>
		<category><![CDATA[Talenta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agungpurbayana.info/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[Pernah merasa bosan, merasa tidak berguna dan tidak berdaya? Kita semua pernah mengalami hal tersebut, kita sering merasa bahwa hidup ini sia-sia saja, merasa apapun yang kita lakukan tidak ada gunanya dan tidak bermanfaat. Bila Anda pernah mengalami hal tersebut, maka Anda tidak sendiri. Saya juga mengalaminya, teman-teman Anda juga mengalaminya dan mungkin semua orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Pernah merasa bosan, merasa tidak berguna dan tidak berdaya?</strong><br />
Kita semua pernah mengalami hal tersebut, kita sering merasa bahwa hidup ini sia-sia saja, merasa apapun yang kita lakukan tidak ada gunanya dan tidak bermanfaat. Bila Anda pernah mengalami hal tersebut, maka Anda tidak sendiri. Saya juga mengalaminya, teman-teman Anda juga mengalaminya dan mungkin semua orang pernah mengalaminya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Nah bagaimana menghilangkan perasaan tersebut? </strong><br />
Ternyata ada cara yang begitu mudah dan dijamin tanpa biaya.  Kita tahu setiap orang mempunyai talenta masing-masing, bila Anda sedang bosan, jenuh tak berdaya, cobalah Anda manfaatkan talenta yang Anda miliki untuk membantu orang lain. Jangan pikirkan apa yang Anda dapatkan dengan membantu orang lain, tapi lakukanlah dan lihatlah hasilnya pada diri Anda!</p>
<p><script>
/** konten **/
var sitti_pub_id = "BC0000130";
var sitti_ad_width = "610";
var sitti_ad_height = "60";
var sitti_ad_type = "5";
var sitti_ad_number = "2";
var sitti_ad_name = "konten";
var sitti_dep_id = "1437";
</script><br />
<script src="http://202.52.131.5/delivery/sittiad.b1.js"></script> </p>
<p style="text-align: justify;">Saya mempunyai sebuah pengalaman menarik yang berhubungan dengan masalah diatas tadi.<br />
Ceritanya suatu saat tanpa sengaja saya menemukan artikel dari blog seseorang yang pernah saya bimbing dalam mempelajari sesuatu hal, yang mengatakan bahwa ia benar-benar berterima kasih karena pernah saya bimbing di bidang tersebut hingga sekarang akhirnya ia merasakan manfaatnya dalam menekuni pekerjaannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tidak pernah merasa melakukan hal yang istimewa padanya, karena memang saya hanya membantunya mempelajari sesuatu yang saya anggap biasa saja. Ternyata dengan sekelumit talenta yang saya milikii, saya bisa menyampaikan pengetahuan yang begitu bermanfaat baginya. Saya benar-benar terharu membacanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Inti dari cerita saya diatas adalah, ternyata kita seringkali mengabaikan talenta yang kita miliki karena kita mengganggap tidak berguna. Kita lupa bahwa setiap orang diberikan talenta oleh Tuhan untuk menjalani hidup ini dan untuk membantu sesama. Cobalah Anda gunakan talenta tersebut, sekecil apapun talenta itu bagi diri Anda, jadilah untuk orang lain!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/talenta-jadilah-untuk-orang-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjual Ide #2</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/menjual-ide-2/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/menjual-ide-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Oct 2006 15:06:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Journey]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/2006/10/15/menjual-ide-2/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau ide yang Anda miliki hanya berupa kata-kata, jangankan ada yang membeli, mendengarpun mungkin orang-orang tidak sudi dan Anda dianggap si tukang mimpi. Agar ide tersebut bisa &#8220;dijual&#8221; kita harus membuatnya menjadi spesifik dan jelas. Agar ide bisa dijual, Anda harus membuatnya menjadi spesifik dan jelas! Spesifik dan jelas berarti bahwa ide tersebut memang layak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align=justify>Kalau ide yang Anda miliki hanya berupa kata-kata, jangankan ada yang membeli, mendengarpun mungkin orang-orang tidak sudi dan Anda dianggap si tukang mimpi. Agar ide tersebut bisa &#8220;dijual&#8221; kita harus membuatnya menjadi spesifik dan jelas.</p>
<p align=center><b>Agar ide bisa dijual, Anda harus membuatnya menjadi spesifik dan jelas!</b></p>
<p align=justify>Spesifik dan jelas berarti bahwa ide tersebut memang layak dijalankan dan dapat dipertanggungjawabkan. Disini kita tidak membicarakan teknis penuangan ide tersebut, hanya yang ditekankan adalah bahwa ide tersebut memang mungkin diterapkan bila mengikuti langkah-langkah yang dijelaskan dan kemungkinan hasil yang akan dicapainya.</p>
<p><span id="more-48"></span></p>
<p align=justify>Jadi menurut hemat saya, kalau kita mempunyai ide atau inovasi yang memang unik dan belum ada yang melakukannya, sebaiknya kita membuatnya menjadi lebih spesifik dan jelas atau detail sehingga kita mengetahui segala kelebihan dan kekurangannya. Karena mungkin saja ide yang kita lontarkan tersebut diambil oleh orang lain dan mereka membuatnya menjadi layak untuk dijual atau diterapkan. Bila hal ini terjadi pada diri Anda, apa yang akan Anda lakukan? Orang akan menganggap Anda si nonsens person!</p>
<p align=center><b>Anda harus menjual ide tersebut pada orang yang tepat!</b></p>
<p align=justify>Setelah ide tersebut dibuat spesifik dan jelas, langkah selanjutnya akan di apakan ide tersebut? Bila Anda mempunyai dana atau modal untuk menerapkan ide tersebut mungkin tidak ada masalah karena dengan itu Anda bisa langsung mengimplementasikannya. Masalah akan timbul apabila Anda kekurangan atau tidak mempunyai dana yang cukup untuk menerapkannya, disinilah Anda diuji bagaimana mencari orang yang tepat untuk menjalankan ide tersebut. </p>
<p align=justify>Jaringan yang telah Anda  bangun akan sangat berperan disini, karena melalui jaringan inilah Anda dapat memasarkan ide tersebut. Dengan berlalunya waktu dan pengalaman yang dimiliki, Anda akan menemukan orang yang tepat untuk ikut membiayai ide Anda tersebut. Sekali Anda berhasil menjual ide yang Anda miliki, maka ide-ide selanjutnya akan lebih mudah lagi dijual.</p>
<p align=justify>Janganlah pernah berputus-asa karena Kolonel Sanders yang mempunyai resep ayam goreng perlu menemui 6.000 orang lebih agar resepnya bisa dijual dan menjadi menu siap saji Kentucky Fried Chicken saat ini. Percayalah kita hanya perlu berusaha dan berusaha, semuanya pasti terjadi!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/menjual-ide-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjual Ide #1</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/menjual-ide/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/menjual-ide/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Oct 2006 18:52:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Journey]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/2006/10/14/menjual-ide/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kehidupan ini Anda pasti menemui banyak orang dari berbagai karakter dan tingkah laku yang berbeda-beda. Setiap orang mempunyai karakter tersendiri dan kita harus beradaptasi untuk dapat melakukan kerjasama dengan orang-orang tersebut. Orang-orang itu mungkin berpikiran sama dengan kita, mereka juga harus mempelajari karakter kita agar bisa melakukan kerja sama dengan kita. Pada awal pertemuan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align=justify>Dalam kehidupan ini Anda pasti menemui banyak orang dari berbagai karakter dan tingkah laku yang berbeda-beda. Setiap orang mempunyai karakter tersendiri dan kita harus beradaptasi untuk dapat melakukan kerjasama dengan orang-orang tersebut.</p>
<p align=justify>Orang-orang itu mungkin berpikiran sama dengan kita, mereka juga harus mempelajari karakter kita agar bisa melakukan kerja sama dengan kita. Pada awal pertemuan kita mungkin masih bersifat tertutup dan belum memperlihatkan siapakah jati diri kita sebenarnya. Tetapi Anda boleh yakin pada pertemuan ketiga dan seterusnya Anda sudah dapat menentukan siapakah calon rekan kerja Anda tersebut.</p>
<p><span id="more-47"></span></p>
<p align=center><b/>Orang melihat kita dari kemampuan yang kita miliki!</b></p>
<p align=justify>Pada dasarnya orang &#8220;melihat kita&#8221; dari kemampuan yang kita miliki, entah itu berupa ketampanan, kecantikan, kepintaran, kecerdasan, keuletan, ketrampilan dan lebih-lebih lagi materi atau uang yang kita miliki. Orang akan mengajak kita melakukan kerjasama bila mereka melihat kita memiliki hal-hal tersebut diatas, kualitas orang itupun akan terlihat dari kemampuan apa yang mereka harapkan dari diri kita. </p>
<p align=justify>Tidak semua orang yang mengharapkan kerjasama dapat kita terima sebagai rekan kerja untuk bersama-sama melakukan suatu bisnis misalnya. Setiap orang mempunyai cara-cara tersendiri untuk menilai calon rekan kerjanya. Biasanya hal ini akan terlihat setelah kita terlibat pembicaraan yang lebih dalam dan serius, dari pembicaraan ini seseorang dapat dinilai kemampuannya, caranya berbicara, ide-nya, ungkapannya, atau mimik dan emosinya yang terlontar pada saat pembicaraan tersebut.</p>
<p align=center><b>Ide sering menjadi hal penting yang mendasari hubungan kerja dengan orang lain!</b></p>
<p align=justify>Ide adalah salah satu hal penting yang mendasari terjadinya hubungan kerja antara kita dengan orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari sering sekali orang mengatakan bahwa mereka punya ide untuk melakukan ini atau itu yang bila dijalankan akan menghasilkan keuntungan yang besar. Tetapi sangat disayangkan lebih banyak diantara kita yang mengeluarkan ide tersebut hanya sekedar kata-kata saja. Kita lebih sering bermain pada kata-kata tanpa sekalipun mencoba menuangkan ide tersebut menjadi kenyataan. </p>
<p align=justify>Seorang kenalan saya yang sudah cukup tua mengatakan bahwa ia mempunyai ide untuk memasarkan suatu barang melalui internet dan menilai idenya tersebut berharga mahal bila dijual. Anda yang sering mengunjungi situs internet yang menjual barang secara on-line mungkin akan tertawa mendengar klaimnya bahwa ia yang mempunyai ide mengenai penjualan melalui internet tersebut.</p>
<p align=justify>Saya pikir siapapun boleh mengklaim ia mempunyai suatu ide, masalahnya adalah : dapatkah ia menjalankan idenya tersebut? Bila tidak, kita bisa saja mengatakan ia hanya seorang pembual! <a href="http://www.purbayana.web.id/2006/10/15/menjual-ide-2/">Menjual Ide #2</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/menjual-ide/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TI dan Kita</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/ti-dan-kita/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/ti-dan-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Oct 2006 15:28:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Journey]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/2006/10/15/ti-dan-kita/</guid>
		<description><![CDATA[Dunia komputer dan telekomunikasi berkembang sangat pesat dan setiap saat kita mendengar dan melihat adanya pengembangan teknologi baru yang menyempurnakan dunia informasi dan teknologi. Saya sudah cukup lama mengenal dan mengamati bagaimana pesatnya perkembangan teknologi ini sampai di era saat ini yang dikenal dengan era informasi. Satu hal yang sangat signifikan dari perkembangan teknologi ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align=justify>Dunia komputer dan telekomunikasi berkembang sangat pesat dan setiap saat kita mendengar dan melihat adanya pengembangan teknologi baru yang menyempurnakan dunia informasi dan teknologi. Saya sudah cukup lama mengenal dan mengamati bagaimana pesatnya perkembangan teknologi ini sampai di era saat ini yang dikenal dengan era informasi.</p>
<p align=justify>Satu hal yang sangat signifikan dari perkembangan teknologi ini adalah bagaimana networking dan komunikasi di sinergikan sehingga menjadi suatu kekuatan dengan power yang hampir-hampir tidak ada batasnya yang akhirnya menjadi suatu jaringan raksasa yang menghubungkan banyak host komputer yang dikenal dengan internet saat ini. Kita dapat memetik pelajaran pada teknologi informasi ini untuk membantu meningkatkan kualitas hidup kita kearah yang lebih baik.</p>
<p><span id="more-46"></span></p>
<p align=center><b>Apa hubungan komputer dengan kehidupan kita</b></p>
<p align=justify>Bila kita menoleh sejenak bagaimana perjalanan kehidupan kita di dunia ini, kita akan melihat adanya kemiripan proses perjalanan kehidupan kita dengan proses terjadinya jaringan global komunikasi (internet). Kita adalah individu-individu yang mempunyai karakteristik tersendiri dan unik dengan masing-masing kelebihan dan kekurangannya. Anda boleh jadi adalah orang yang sangat pintar dan menguasai berbagai macam keahlian yang bagi kebanyakan orang merupakan hal yang sangat sulit dicapai. Tetapi mengapa Anda sangat susah mendapatkan pekerjaan walaupun kualifikasi Anda diatas rata-rata. Apa yang salah dengan diri Anda ? Permasalahan ini sebenarnya merupakan masalah klasik dan tidak cukup hanya diselesaikan dengan program linier untuk mencari solusi dengan nilai yang optimum.</p>
<p align=justify>Coba kita bandingkan dengan komputer yang stand alone (berdiri sendiri), apa saja yang dapat dikerjakan dengan komputer ini, mungkin Anda hanya bisa mengetik saja atau memproses data dengan program aplikasi spreadsheet yang berlaku dilingkungan komputer itu sendiri. Anda tidak dapat mencetak karena tidak ada printer, Anda bisa saja membuat salinannya melalui disket dan memberikannya kepada orang lain untuk mencetaknya. Apa yang dapat kita lihat disini ? Komputer yang berdiri sendiri ternyata kurang berdaya guna bukannya tidak berguna, kalau Anda menambahkan sebuah printer komputer ini bisa mencetak langsung, kalau Anda menambahkan sebuah modem komputer ini bisa mengakses dan mengirimkan data ke lokasi yang jauh dan terhubung dengan internet dunia maya penuh data.</p>
<p align=center><b>Kepintaran saja tidak cukup untuk mencapai sukses?</b></p>
<p align=justify>Ternyata permasalahannya adalah Anda belum terhubung dengan suatu jaringan atau network, Anda tidak mempunyai hubungan atau kenalan atau relasi yang mengetahui kemampuan yang Anda miliki. Kata kuncinya adalah network! Bangunlah jaringan Anda dan lihatlah perjalanan hidup Anda menjadi lebih berwarna. Hidup menjadi lebih hidup.</p>
<p align=justify>Pada dunia komputer hal ini sudah terbukti, komputer yang berdiri sendiri tidak begitu berguna, bandingkan dengan komputer yang terhubung ke suatu jaringan, apalagi yang terhubung ke internet. Melalui komputer ini kita dapat mengakses informasi apa saja yang tersedia pada jaringan internet tersebut.</p>
<p align=justify>Pada kehidupan kita hal ini juga berlaku, bandingkan dengan orang yang mempunyai hubungan atau relasi yang luas, dia akan mengetahui informasi lebih awal dibandingkan yang lainnya. Apa manfaatnya ? Anda bisa bertanya kepada orang-orang yang seperti ini, tanyakan apa yang ia peroleh dengan jaringannya yang luas! Tetapi apakah dengan mempunyai jaringan yang luas ini kita sudah harus berpuas diri dan pasti mendapatkan kesuksesan? </p>
<p align=center><b>Anda harus membangun dan memiliki network!</b></p>
<p align=justify>Mempunyai jaringan yang luas atau relasi yang banyak ternyata belum jaminan untuk kesuksesan dalam hidup ini. Akan sia-sia-lah Anda mempunyai relasi dan jaringan tersebut bila Anda tidak bisa berbicara dengan mereka. Contoh pada dunia komputer mereka mempunyai tata cara atau protokol yang mengatur bagaimana setiap titik/node pada komputer ini berbicara dengan titik/node yang lainnya pada jaringan internet. Mungkin kita semua sudah mengenal dan mendengar bahwa komputer berkomunikasi pada internet dengan bahasa yang sama yaitu TCP/IP. Tanpa bahasa yang sama komunikasi tidak akan pernah terjadi!</b></p>
<p align=justify>Apa yang terjadi pada dunia kita ? Sama ! Kata kunci yang kedua adalah komunikasi ! Berapa banyak diantara kita yang dapat berkomunikasi dengan baik sehingga lawan bicara kita segera mengerti apa yang sebenarnya kita inginkan. Kita harus berbicara dengan bahasa yang sama agar komunikasi bisa terjadi dua arah. Komunikasi tidak akan ada artinya bila salah satu pihak terlalu mendominasi pihak lainnya, yang ada adalah perdebatan, pertentangan, pertengkaran dan perseteruan.</p>
<p align=justify>Untuk apa Anda mempunyai relasi yang luas tetapi Anda tidak pernah bisa berkomunikasi dengan mereka? Jalinlah komunikasi yang sehat diantara jaringan yang Anda miliki tersebut, maka Anda akan merasakan betapa dashyatnya dampak sinergi dari jaringan dan komunikasi ini. Disini kita bukan membicarakan orang-orang yang mempunyai kemampuan komunikasi lebih misalnya orator ulung, deklarator, negosiator dan sejenisnya, yang ditekankan adalah bagaimana kita dapat berkomunikasi dengan jaringan yang kita miliki dalam bahasa yang tepat agar kita dapat menggunakan akses/kemampuan yang mereka miliki.</p>
<p align=justify>Komunikasi verbal memegang peranan penting pada saat ini. Melalui komunikasi Anda dapat berbagi pengetahuan dan informasi dan mungkin juga visi Anda kepada relasi dan jaringan Anda. Jika Anda ingin berbagai hal dapat terwujud, Anda harus mulai berbicara. Mereka yang berbicara dengan baik selalu berjaya. Belajarlah berbicara atau berkomunikasi secara efektif.</p>
<p align=center><b>Network + komunikasi yang baik menjadikan Anda powerfull!</b></p>
<p align=justify>Network ditambah dengan komunikasi yang baik akan menentukan arah perjalanan kehidupan Anda. Memang ini bukan satu-satunya jalan untuk mencapai kesuksesan, tetapi cobalah membangun network hari ini dan peliharalah network Anda melalui komunikasi yang intens. Anda tidak akan pernah merasa rugi untuk membangun suatu jaringan karena suatu saat Anda akan merasakan manfaatnya. Saya sudah mengalaminya dan Anda mungkin juga sudah mengalaminya atau akan mengalaminya, itu hanya masalah waktu saja.</p>
<p align=justify>Seperti kata Albert Einstein <b>&#8220;Saya hanya ingin tahu bagaimana Tuhan menciptakan jagat raya ini, yang lain tak terlalu penting&#8221;.</b> Hal yang serupa juga berlaku disini, yang penting Anda telah mengetahui rahasia sukses ini, yang lainnya menjadi mudah dan tidak berarti. Yakinlah semua pasti terjadi!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/ti-dan-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anda Harus Berubah</title>
		<link>http://www.agungpurbayana.info/anda-harus-berubah/</link>
		<comments>http://www.agungpurbayana.info/anda-harus-berubah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Oct 2006 14:26:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apurbayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Journey]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purbayana.web.id/2006/10/15/20/</guid>
		<description><![CDATA[Tiada yang abadi di dunia ini kecuali perubahan itu sendiri, sangat sering kita mendengar atau membaca kata-kata indah ini, tapi tahukah Anda apa makna yang terkandung dalam kalimat tersebut. Setiap orang dapat mengucapkannya dengan mudah dan kita pun ikut-ikutan mengutip kalimat tersebut tanpa menyadari makna yang terkandung didalamnya. Tulisan ini tidak sedikitpun mencoba untuk menggurui [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Tiada yang abadi di dunia ini kecuali perubahan itu sendiri, sangat sering kita mendengar atau membaca kata-kata indah ini, tapi tahukah Anda apa makna yang terkandung dalam kalimat tersebut. Setiap orang dapat mengucapkannya dengan mudah dan kita pun ikut-ikutan mengutip kalimat tersebut tanpa menyadari makna yang terkandung didalamnya.</p>
<p align="justify">Tulisan ini tidak sedikitpun mencoba untuk menggurui atau mengutip ayat-ayat pada kitab-kitab suci atau kitab yang sejenisnya, semua yang tertulis disini adalah dari renungan yang tidak sengaja saya lakukan dan peristiwa yang terjadi pada diri saya, saya menyadari semua kejadian yang kita alami pasti bermakna. Percayalah bahwa tidak ada peristiwa yang terjadi secara kebetulan pada diri kita.</p>
<p align="justify">Semuanya terjadi begitu saja, kita tumbuh dan bertumbuh itupun sudah merupakan kejadian dan perubahan yang tidak kita sadari. Sebenarnya salah satu penyebab perubahan itu terjadi adalah keinginan dari setiap individu. Mungkin Anda tidak menyadari bahwa diri kita sendirilah yang menyebabkan terjadinya perubahan tersebut. Anda boleh tidak percaya, tetapi saya sangat meyakininya! Cobalah Anda kembali ke masa lampau ketika masih kanak-kanak, kita dapat melihat bagaimana ketika itu kita begitu ingin cepat besar karena beranggapan dengan lebih besar kita bisa melakukan hal-hal yang pada saat itu tidak bisa kita lakukan. Misalnya melihat kakak kelas SD dapat mengendarai sepeda roda dua, sedangkan kita masih naik sepeda roda tiga. Kita ingin seperti kakak tersebut, setelah masuk SD keinginan kita berubah. Kita ingin bisa naik sepeda motor seperti tetangga sebelah rumah yang berangkat sekolah selalu naik sepeda motor.</p>
<blockquote class="pullquote alignleft"><p>Tanpa disadari kita berubah setiap saat karena keiginan sendiri. Kehidupan ini memang terus berjalan, “the show must go on” demikian kata orang bule.</p></blockquote>
<p align="justify">Tanpa disadari kita berubah setiap saat karena keiginan sendiri. Kehidupan ini memang terus berjalan, &#8220;the show must go on&#8221; demikian kata orang bule. Apapun yang terjadi dunia tetap berputar. Untuk menjalani kehidupan ini kita harus berubah dan selalu berubah, itu sudah pasti. Jangan percaya dengan motto yang berbunyi &#8220;We are never change!: Siklus hidup kita sendiri mengalami perubahan, mulai kita lahir, kanak-kanak, dewasa, tua dan akhirnya meninggal. Yang perlu kita lakukan hanyalah menyadari bahwa kita berubah dan sekeliling kita juga berubah. Akhirnya kita menyadari lingkungan pun ikut mengubah kita.</p>
<p align="justify">Kita selalu beranggapan bahwa diri kita masih seperti yang dulu, masih muda, masih tampan, masih cantik dan semua kata-kata yang mengandung kata masih lainnya. Orang lainlah yang lebih dulu menyadari perubahan yang terjadi pada diri kita. Kalau saat ini Anda sedang menikmati masa remaja dan sedang di mabuk asmara, mungkin suatu saat teman dekat Anda akan menegur mengatakan Anda banyak berubah dari pada biasanya. Bisa jadi Anda marah atau tidak peduli dan mengatakan &#8220;Aku masih seperti yang dulu!&#8221; Artinya adalah di satu sisi kita menolak mengatakan telah terjadi perubahan pada diri kita sedangkan disisi lain malah mendorong agar diri kita mengalami perubahan.</p>
<p align="justify">Anda tahu mengapa artis atau atlet top atau orang-orang terkenal lainnya mempunyai banyak penggemar ? Betul ! Anda menjawab dengan tepat karena orang-orang mengidolakannya! Mengapa ? Semua itu terjadi karena kita, mereka atau siapapun dia ingin seperti orang yang di idolakannya. Dengan kata lain kita berusaha paling tidak menyerupai dengan orang yang kita idolakan. Ini salah satu pemicu dalam perubahan yang terjadi pada diri kita tanpa disadari. Tidak ada yang salah dengan hal ini bahkan kita harus mempunyai idola yang tepat untuk memacu perubahan kualitas hidup kita. Kuncinya adalah pemilihan idola yang tepat menentukan kearah mana perubahan hidup kita. Sekali lagi terlihat bahwa semua perubahan terjadi karena memang keinginan dari setiap individu. Mari kita renungkan !</p>
<p align="justify">Banyak dari kita menolak adanya perubahan, seorang pegawai merasa keberatan bila di perusahaannya akan di implementasikan suatu software yang akan mengubah kebiasaan kerjanya selama ini. Coba perhatikan, Anda tidak mau berubahpun, harus mengalami perubahan, lingkungan pun ikut mengubah diri Anda tanpa seijin Anda. Hal ini sebenarnya tidak aneh karena dalam diri manusia sendiri secara sadar berusaha menolak adanya perubahan. Disisi lain mereka berusaha menggapai sesuatu yang harus melalui proses perubahan itu sendiri. Aneh ? Tentu tidak karena semua itu adalah manusiawi.</p>
<p align="justify">Apa yang harus kita lakukan ? Tidak banyak, untuk menjalani hidup ini Anda harus percaya bahwa Anda harus berubah, yang penting pastikan arah perubahan hidup Anda. Ingat pilihan untuk itu ada ditangan Anda. Berubahlah kearah peningkatan kualitas hidup!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agungpurbayana.info/anda-harus-berubah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

