Berangkat ke Labuhan Bajo

Pagi ini pukul sembilan, saya sudah harus siap di Bandara Ngurah Rai. Saya mendapatkan kontrak kerja untuk instalasi WLAN dan LAN di Labuhan Bajo. Rencananya WLAN digunakan untuk menghubungkan dua titik yang berjarak sekitar 1.5 km, sedangkan LAN untuk menghubungkan PC dan laptop ke WLAN tersebut.

Kedengarannya tidak begitu sulit, tetapi menurut informasi dari staff kantor di Labuhan Bajo, diantara kedua titik ini (jarak antar kedua kantor tersebut) ada bukit yang menghalangi. Bagusnya kita lihat saja nanti di lokasi, anggap saja perjalanan ini sebagai survei awal, syukur-syukur bisa langsung pasang semua perangkat WLAN tersebut.

Lumayan juga bawaan saya untuk keberangkatan ini antara lain: 1 tas ransel (isi laptop, buku-buku penghilang jenuh dan barang-barang kecil lainnya), 2 roll kabel UTP Belden, 1 unit PC Router (dengan pfSense di dalamnya, mengandung DHCP Server, Proxy, NAT, Firewall, Captive Portal dll), 1 unit monitor 14″ untuk konfigurasi awal pfSense, 1 box perangkat WLAN (2 unit OvisLink), 1 box berisi perlengkapan lainnya (kawat sling, u-bolt, kabel power, bor, fluke, tester kabel dan lain-lain) dan satu lagi barang-barang pribadi dalam koper travel time.

Saya harus menemui seseorang di bandara yang membawa tiket keberangkatan saya ke Labuhan Bajo. Wah, ternyata pagi ini saya bertemu dengan orang-orang dari National Geographic yang akan melakukan shooting video di Taman Nasional Komodo. Kebetulan juga yang menghandle mereka adalah perusahaan yang mengkontrak saya ini. Bawaan mereka begitu banyak, sehingga sebagian barang mereka dimasukkan ke bagasi saya. Tapi, semuanya di atur oleh perusahaan ini.

Oh ya, sekedar tambahan informasi mengenai penerbangan dari Denpasar ke Labuhan Bajo, pada saat ini hanya dilayani oleh dua maskapai penerbangan yaitu Trigana Air dan IAT (Indonesia Air Trans, kalo nggak salah…). Kebetulan bulan-bulan ini (Juli – September) lagi high season, banyak wisatawan mancanegara yang melancong ke Komodo. Jadi agak sulit mendapatkan seat menggunakan penerbangan, begitu kata orang yang memberikan saya tiket di bandara. Itu juga yang menyebabkan mengapa perjalanan saya ke Labuhan Bajo menjadi tertunda sebelumnya.

Perjalanan dari Denpasar ke Labuhan Bajo memerlukan waktu sekitar 1 jam 20 menit, saya tiba di Labuhan Bajo sekitar pukul 11:30 siang. Kemudian menunggu menurunkan barang-barang dari bagasi sekitar 1 jam, akhirnya sekitar jam 12:30 tiba di kantor dan makan siang pun sudah menunggu.

4 comments to Berangkat ke Labuhan Bajo

  • hal yang sama pun terjadi dengan saya kali ini :eek:

  • Lain kali saya mau jalan-jalan lagi kesana. Ada yang mau ikutan?

  • murni

    :roll: ::lol::oops::grin::razz::roll:Wah…………. labuhan bajo……….. saya sudah 2x singah disana dan rencananya saya akan datang bulan november ini, labuhan Bajo adalah mutiara di dalam lumpur, kalau kita rajin mengalinya labuhan bajo punya potensi wisata laut/bahari yang luar biasa, jika kita berani, yakin dan tekun untuk mengembangkannya…………… labuhan bajao………. aku akan kembali untuk mu

  • dwagp

    Setuju, saya juga ingin kesana lagi. Nunggu ada yang ngasi proyek lagi :mrgreen: . Kalo ada kesempatan saya pasti main ke Labuhan Bajo.
    Btw, terima kasih telah mampir ke blog saya. Salam

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Keep me up to date, sign me up for the newsletter!